Danny Kembali Jalani Pemeriksaan, Kuasa Hukum Temukan Kejanggalan

oleh

Makassar, RakyatNews – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel kembali melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto.

Kali ini Danny diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pengadaan pohon ketapang sebagai saksi. Danny menjalani pemeriksaan di ruangan yang berada di lantai dua gedung Mapolda Sulsel. Ia tampak didampingi kuasa hukumnya Adnan Buyung dan sejumlah pegawai Pemkot Makassar. “Hari ini klien kami kembali diperiksa. Beliau tadi datang jam 09.00 (Wita),” ujar Adnan.

Sebelumnya, Danny juga dipanggil oleh Tim Penyidik Ditreskrimsus Polda Sulsel pada Selasa (2/1/2017) kemarin. Ia menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi UMKM.

Adnan Buyung Azis mempertanyakan dasar penyidik melakukan pemeriksaan terhadap kliennya. Pasalnya, fakta awal yang diperoleh Tim Kuasa Hukum Danny Pomanto, tidak temukan adanya kerugian negara berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Jadi sebenarnya dasar apa yang dipakai penyidik, ketika orang ini (Danny) diperiksa padahal tidak ada kerugian negara. Sempat terjadi debateble bahwa kalau misalkan temuan BPK itu tidak ada, lalu polisi menggunakan dasar temuan apa?,” ungkap Adnan.

Adnan menambahkan, untuk menentukan seseorang melakukan kejahatan, harus didahului dengan adanya temuan dari lembaga atau instansi yang berwenang, dalam hal ini adalah BPK.

“Kami sudah mempertanyakan hal ini kepada penyidik. Mereka menjawab akan menggunakan bukti lain, kami bilang yah terserah. Tapi ingat, di dalam persidangan itu, pasti yang digunakan oleh hakim adalah BPK, karena undang-undang yang menyatakan itu,” pungkasnya.