Debat Pilkada Sidrap, Fatmawati Rusdi Tunjukkan Kapasitas Level Nasional

oleh

Makassar,RakyatNews-Komisi pemilihan umum kabupaten Sidrap hari ini Minggu (29/4/2018) baru saja menggelar tahapan dalam pilkada 2018 yakni debat kandidat Paslon peserta Pilkada, kegiatan yang digelar di four points by Sheraton hotel Makassar ini juga disiarkan secara langsung oleh salah satu TV nasional.

Diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil Bupati yakni Paslon nomor urut 1 Fatmawati Rusdi-Abdul Majid serta Paslon nomor urut dua Dolla Mando-mahmud Yusuf, debat kandidat oleh KPU kabupaten Sidrap berlangsung alot, namun hal Yang menjadi perhatian penonton adalah kapasitas dan kapabilitas oleh kedua calon bupati yang nantinya akan menjadi icon baru bagi kabupaten Sidrap kedepannya sebagai kepala daerah yang mampu meyakinkan investor dan pemerintah pusat agar bisa berinvestasi di kabupaten Sidrap.

Melihat jalannya debat, pengalaman dan jam terbang memang sulit untuk di kesamping kan, sebagai anggota DPR RI Fatmawati Rusdi betul betul menunjukkan kapasitas dan kapabilitas Nya sebagai tokoh yang pernah berkiprah di tingkat nasional. Paham Dengan prinsip pemerintahan serta tamat dalam urusan birokrasi, Fatmawati Rusdi menjadi bintang dalam debat Pilkada Sidrap hari ini.

“Ibu Fatmawati Rusdi menunjukkan show dengan karakter kuat seorang pemimpin, beliau tegas, lugas dan mudah di pahami oleh masyarakat. Permainan intonasi dalam menyampaikan program kerja sangat profesional, ini adalah sebuah hal kecil yang tidak boleh di sepelekan oleh calon pemimpin,” ujar Andi Rahmat warga Amparita yang juga merupakan seorang dosen komunikasi.

Lebih lanjut Andi Rahmat menjelaskan bahwa kesiapan dan pengalaman yang dimiliki oleh Fatmawati Rusdi ditunjukkan Dengan gaya retorikanya yang begitu khas, apalagi keberadaan Abdul Majid sebagai pamong senior sangat paham dengan birokrasi di kabupaten Sidrap menjadi pelengkap siapnya pasangan ini dalam memimpin Sidrap. “Memimpin Sidrap saja mereka sangat punya kapasitas apalagi jika hanya level debat, saya kira Warga Sidrap bisa menilai itu. Mereka berdua tanpa intrik kata yang kadang bagus didengar tapi sulit di mengerti, mereka tampil dalam pemaparan yang logis dan rasional serta mudah di pahami oleh masyarakat,” tutup Andi Rahmat.