Dana PKH Disunat, Hingga Masyarakat Terima Ancaman di Bombana

  • Whatsapp

Rakyat News, Bombana – Salah seorang wanita berinisial KM (23) warga pulau sagori, kel. sikeli, kec. kabaena barat, prov. sulawesi tenggara penerima Program Keluarga Harapan (PKH) keluhkan adanya dugaan aktivitas calo’ pada proses pengaliran dana ke tangan masyarakat, Rabu (12/02/2020).

KM mengatakan bahwa keluarganya adalah salah satu dari banyak penerima program keluarga harapan (PKH) di kelurahannya yang tidak menerima secara full aliran dana program tersebut yang diduga telah dipangkas oleh oknum yang mereka katakan sebagai pengurus PKH.

Bacaan Lainnya

“ada beberapa masyarakat sagori penerima dana PKH yang dipegang ATMnya dan sandinya oleh salah seorang oknum yang saya tidak tahu namanya lalu masyarakat diberi uang oleh pengurus tersebut tidak sesuai dengan jumlah uang yang masuk kedalam ATM”. ungkap KM melalui sambungan telepon, Rabu (12/02/2020)

KM pula melanjutkan bahwa total dana yang masuk kedalam rekening adalah 1.2 juta rupiah diketahui dari info buku rekening milik ibu angkatnya dan dana yang diterima oleh ibu angkatnya hanya sebesar 600 ribu rupiah.

KM berpendapat bahwa jika ada potongan dana sebagai ucapan terimakasih sebab telah dibantu untuk mengurus pencairan dana PKH namun tidak akan sebanyak itu

“awalnya ada masyarakat yang komplen mengapa mereka tidak menerima full dana tersebut, namun pihak pengurus mengatakan bahwa anak ibu tersebut tidak bersekolah, selepas dari itu, ibu tersebut dikasi uang tambahan sebesar 225 ribu rupiah, nah mulai dari situlah masyarakat banyak yang mengeluh mengapa mereka tidak diberi uang ditambahan juga, akhirnya mereka cerita ke saya” tutur KM

KM juga menegaskan bahwa yang ia ceritakan kepada awak media baru satu jenis kasus, masih ada dugaan kasus lainnya berupa pemotongan dana PKH masyarakat untuk membayar utang yang tak kunjung lunas dalam bertahun tahun lamanya, serta dirinya yang diancam tuntutan balik akibat status FB nya melanggar UU ITE Pencemaran Nama Baik.

Hingga berita ini dikeluarkan KM mengatakan bahwa pihak pengurus dana PKH akan mengembalikan sejumlah ATM masyarakat yang ada padanya. (*)

Pos terkait