Jalan Masuk RSUD Bulukumba Disebut Mirip “Jalur Offroad”, kok Bisa?

  • Whatsapp

Bulukumba, Rakyat.News— Jalan masuk menuju portal RSUD H.A.Sultan Daeng Radja Bulukumba sepanjang kurang lebih 30 meter menuai sorotan. Tak ayal, jalan itu disebut mirip jalur offroad.

Anggota DPRD Bulukumba fraksi Golkar, Juandy Tandean, mengatakan kondisi jalan rusak telah terjadi bertahun-tahun, padahal keluhan tersebut diketahui telah disampaikan beberapa pihak namun hingga hari ini tak kunjung diperbaiki.

Muat Lebih

Ia pun mempertanyakan sinergitas dan kewenangan RSUD dan OPD dalam hal ini Bapenda dan Dinas PU. Seharusnya jalan tersebut diperbaiki agar memberikan kenyamanan akses keluar masuk pengunjung dan pasien.

Belum lagi, kata Juandy, persolan jalan masuk RSUD telah disuarakan pada saat rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD.

“Apalagi kan ada penarikan restribusi biaya parkir harusnya ini diperbaiki fasilitas. Kasian keluarga pasien khususnya pasien yang parah, bagaimana kalau dirujuk mau buru-buru lalu jalan masuknya rusak begitu malah bisa menambah parah penyakit,” katanya.

Olehnya, ia dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pihak terkait agar jalan masuk RSUD segera diperbaiki.

“Di mana peran RSUD, Bapenda dan PU, kok jalan masuk dilihat begitu saja rusak, kan sadar atau tidak itu membuat tidak nyaman pengunjung. Tidak keliru jika saya sebut jalan masuk mirip jalur offroad. Belum lagi soal pelayanan medisnya, RSUD seperti sudah kanker stadium 4,” kata Juandy.

Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Daeng Radja, dr Rajab, mengaku pihaknya telah mengundang dinas terkait guna membahas persoalan tersebut.

“Kami sudah undang kadis untuk rapat rutin di RS, ini akan dimasukkan dalam perencanaannya, saat itu masih Pak Amri selaku Kadis, akan saya ulangi dengan kadis yang baru pak Rudy Ramlan untuk pengaspalan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah (Bependa) Andi Mappewali menjelaskan tidak ada unsur kesengajaan jalan masuk RSUD dibiarkan rusak begitu saja.

Dia mengaku, belum adanya perbaikan lantaran kurangnya koordinasi Bapenda dengan pihak RSUD. Menurutnya perbaikan jalan masuk RSUD baru bisa diusulkan pada APBD 2021.

“Kecuali cukup anggaran di Perubahan 2020,”jelasnya.

Dikonfirmasi secara Terpisah, Kadis PUPR Rudy Ramlan mengatakan terkait jalan masuk ke rumah sakit belum pernah diajukan ke PUPR.

“Perlu kita ketahui bahwa Pengelolaan Rumah Sakit itu ada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga mereka dapat menganggarkan sendiri dalam kegiatannya,” jelasnya.

Pos terkait