Kalaksa BPBD Lutra Beber 4 Langkah Prioritas Pengurangan Risiko Bencana

  • Whatsapp
Kalaksa BPBD Lutra Beber 4 Langkah Prioritas Pengurangan Risiko Bencana

RAKYAT.NEWS, LUWU UTARA – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara, Muslim Muhtar, membeberkan empat langkah prioritas pengurangan risiko bencana. Hal ini ia katakan usai mengikuti kegiatan Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana, Senin (10/2/2020), di Gedung Pola Kompleks Kantor Gubernur Sulsel.

Ia menyebutkan 4 langkah tersebut, yaitu (1) meningkatkan pemahaman risiko bencana; (2) memperkuat tata kelola dan manajemen risiko bencana; (3) investasi untuk ketangguhan terhadap risiko bencana; dan (4) meningkatkan kesiapsiagaan bencana untuk respon yang efektif dan build back better dalam pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi.

Muat Lebih

“Empat langkah ini adalah prioritas untuk pengurangan risiko bencana yang harus segera kita lakukan. Bukan hanya BPBD, tetapi juga instansi terkait lainnya,” tutur Muslim. Terkait peningkatan pemahaman risiko bencana, ia menjelaskan bahwa masyarakat seyogyanya harus bisa mengerti risiko setiap bencana dan tahu harus bagaimana saat terjadi bencana.

“Untuk menghadapi bencana, kita harus mengubah paradigma. Jangan hanya pasrah. Karena dengan manajemen yang tepat, bencana dapat dicegah,” ujar Muslim. “Tidak ada negara yang siap menghadapi bencana. Yang ada, negara harus lebih siap menghadapi bencana berikutnya,” sambung Muslim. Terkait kegiatan yang dilaksanakan BNPB, ia sangat mendukung.

“Kegiatan Penataran Manajemen Penanggulangan Bencana ini adalah langkah penting dalam menetukan peran BPBD Lutra sebagai salah satu daerah yang kerap menerima dampak bencana akibat kecerobohan pengelolaan sumberdaya alam,” katanya. Untuk itu, lanjut dia, semua harus ikut ambil peran, tak hanya pada sisi penyelamatan, tapi juga sisi pencegahannya.

Bagaimana caranya? Mantan Camat Sukamaju ini menyebutkan bahwa dengan membangun sinergi dan kolaborasi antarinstasi dan antarstakeholder lainnya, maka semua harapan dan keinginan dalam upaya penanggulangan bencana di Luwu Utara dapat segera diwujudkan, tentu dengan keterlibatan seluruh pihak terkait yang ia sebut.

Pos terkait