Kejagung Blokir Aset Tersangka Korupsi Jiwasraya

  • Whatsapp
Kejagung Sita 156 Aset Tanah Tersangka Jiwasraya
Kejagung Sita 156 Aset Tanah Tersangka Jiwasraya

Rakyat News, Jakarta – Total 156 bidang tanah yang diblokir oleh .Kejaksaan Agung yang diduga hasil korupsi dalam kasus megaskandal PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Tanah tersebut dimiliki oleh Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX), Benny Tjokrosaputro.

Muat Lebih

“Jadi ada 84 (bidang tanah) pemblokiran terhadap tanah tadi yang diduga milik tersangka BT. Kita mintakan ke BPN (Badan Pertanahan Nasional) kemudian ada 72 (bidang tanah) juga tanah yg diduga milik BT,” jelas (Kepala Pusat Penerangan Hukum) Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono di Lobi Gedung Bundar Kejagung Kamis (16/1/2020).

Adapun alasannya meminta pemblokiran terhadap BPN karena harus melalui rangkaian proses lain dalam pemblokiran. “Sedang kita catat pemblokiran. Tata cara penyitaan aset terhadap barang tidak bergerak ada aturannya tersendiri,” ungkapnya.

Dari 156 bidang yang dimiliki Bentjok, seluruhnya berada di wilayah provinsi Banten. 84 bidang tanah berada di Lebak dan 72 bidang tanah di wilayah Kabupaten Tangerang.

Selain tanah, ada juga sejumlah barang mewah yang disita oleh penyidik Kejagung dari beberapa tersangka hingga sejauh ini. Satu motor Harley Davidson serta lima mobil mewah lainnya.

Dengan rincian adalah
1. Toyota Alphard dengan nomor polisi B 1018 DT atas nama HR (eks Direktur Utama Jiwasraya Hendrisman Rahim)
2. Mercedes Benz dengan nomor polisi B 70 KRO atas nama PT Hanson Internasional Tbk
3. Toyota Alphard dengan nomor polisi B 269 HP atas nama HP (eks Direktur Keuangan dan Investasi Hary Prasetyo)
4. Mercedes Benz dengan nomor polisi B 926 MRA atas nama Rahmanwiryanti (istri Hary Prasetyo)
5. Mercedes Benz dengan nomor polisi B 737 DIR atas nama PT Asuransi Jiwasraya (Persero)

Adapun motor Harley Davidson dimiliki oleh Hendrisman Rahim.

Kejaksaan Agung (Kejagung) juga kembali memeriksa sejumlah saksi dari kasus mega skandal dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Hari ini, Kamis (16/1/2020) ada enam orang saksi yang dipanggil namun tidak semua hadir. Sebelumnya, dari data yang dirilis oleh Kejaksaan, ada tujuh saksi yang dimintai keterangan. Namun, jumlah tersebut diralat oleh Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono. (cnbc)

Pos terkait