Potensi KLB Virus Corona di Indonesia

  • Whatsapp

Rakyat News, Makassar – Ketua Program Studi Doktor FKM Universitas Hasanuddin, Prof.Dr.Ridwan Amiruddin mengungkapkan potensi Potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) virus Corona di Indonesia.

Prof. Dr. Ridwan Amiruddin

Prof Ridwan mengatakan dalam penyebarannya virus corona atau 2019nCov lebih ganas dibandingkan virus SARS.

Muat Lebih

“Kalau kita menelisik data gissandata corona Wuhan dengan pendekatan modeling epidemik, maka ini yang disebut common source epidemic berbasis microorganisme yang di gelari 2019nCov dengan strain utama virus corona dengan strukture dna sekitar 10 pairbase ini lebih ganas dari MERScov maupun SARS,” katanya.

Apakah Corona berpotensi mewabah di Indonesia?

Mencermati sifat virusnya, potensi KLB di Indonesia itu besar, meskipun tidak sedahsyat di Wuhan.

2019nCov dengan masa inkubasi sekitar 14 hari, maka puncak klb akan terjadi sekitar minggu pertama-kedua Februari 2020 dengan jumlah kasus yang akan bertambah secara eksponensial. Setelah itu, normalnya curva epidemik akan menunjukkan beberapa episode klb yang skalanya lebih kecil pada populasi yang menetap.

Kalau ada kasus baru yang lepas di populasi umum di wilayah yang baru/virgin area maka, potensi pandemi akan menjadi lebih dahsyat. Inilah yang dikhawatitkan Oleh WHO. terjadinya ledakan klb corona secara bersamaan di lebih 10 negara alamat bencana dahsyat dunia kesehatan, sehingga level siaga merah mesti menjadi fokus semua negara.

Potensi Kejadian Luar Biasa (KLB)  Corona terhambat di Indonesia adalah:

Pertama Eksposure media yang massive membuat setiap orang memberikan kesadaran yang tinggi terhadap penyebaran Corona, literasi yang baik ini di dukung oleh ketanggapan dari pemerintah cq kemenkes memberikan upaya; detect, response dan prevent yang adequate. penilaian yang masih dini.

Kedua Kondisi geographi Indonesia, sebagai negara pulau. kemungkinan akan muncul beberapa kasus di beberapa titik rawan pelintasan/crossborder dan terisolasi secara natural dan secara tidak langsung akan membentuk natural imunnity populasinya.

Ketiga Kondisi Iklim tropik Indonesia yang dapat menghambat potensi penularan virus ncov.

Keempat Kesadaran masyarakat yang semakin membaik terhadap upaya pencegahan penyakit.

Selanjutnya secara umum prinsip dasar pencegahan Corona adalah putus mata rantai penularannya, Hilangkan/lemahkan/kendalikan agent virusnya, perkuat imunitas populasi, hilangkan/hindari vektor penularnya.
Demikian secara sekilas info berita epidemiologi corona. (*)

Pos terkait