SA Unhas Mulai Tahap Penyaringan Balon Rektor Periode 2022-2026

  • Bagikan
SA Unhas Mulai Tahap Penyaringan Balon Rektor Periode 2022-2026
SA Unhas (Senat Akademik Universitas Hasanuddin) memulai tahap penyaringan Balon (Bakal Calon) rektor Unhas Periode 2022-2026, di Ruang Rapat Senat Akademik Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Kamis (28/10/2021).

MAKASSAR – SA Unhas (Senat Akademik Universitas Hasanuddin) memulai tahap penyaringan Balon (Bakal Calon) rektor Unhas Periode 2022-2026, di Ruang Rapat Senat Akademik Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga : Puncak Dies Natalis ke-73, FEB Unhas Resmikan Renovasi Fasilitas Gedung

Ketua Panitia Penyaringan, Prof. Dr. dr. Nurpudji Astuti Daud, MPH, Sp.GK(K) menjelaskan prosedur yang akan digelar oleh Senat Akademik dalam proses pemilihan.

“Panitia Penyaringan telah mempersiapkan serangkaian kegiatan yang kita mulai pada hari ini, yaitu penyampaian nama-nama Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026 dari MWA kepada Senat Akademik. Kami juga menggelar pertemuan ini sebagai sosialisasi kepada masyarakat terkait proses yang akan dilakukan,” katanya.

Panitia Penyaringan akan menggelar beberapa kegiatan, yaitu: pengambilan nomor urut bagi Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, dilanjutkan dengan penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi dari fakultas-fakultas.

“Untuk penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi ini akan dilakukan pada empat zona, yaitu zona Saintek dan Sekolah Pascasarjana, zona Agro Kompleks, zona Medikal Kompleks, dan zona Ilmu-ilmu Sosial,” katanya.

Selanjutnya, pemaparan kerja dan penentuan tiga Bakal Calon Rektor Unhas.

“Sistem pemilihan adalah satu orang satu suara. Anggota Senat Akademik berjumlah 82 orang yang akan memberikan suara,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik Unhas, Prof. Dr. Dadang A. Suriamihardja, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan untuk menyebarluaskan informasi terkait penyaringan Bakal Calon Rektor Unhas mendatang kepada masyarakat.

“Unhas ini adalah kampus yang besar dan selalu menjadi perhatian publik. Maka, kami ingin mendorong iklim transparansi, sehingga proses yang berlangsung dapat diketahui oleh seluruh masyarakat,” kata Prof. Dadang.

 

DPRD Makassar
  • Bagikan

Makassar Recover

Makassar Recover