Gunakan Media Digital untuk Sebarkan Energi Positif

  • Bagikan
2810 Morowali

MOROWALI – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” kali ini dilaksanakan secara virtual di Morowali, Sulawesi Tengah, dengan mengangkat tema “Dakwah Ramah Perkuat Semangat Kebangsaan” (28/10). Rangkaian Program Literasi Digital ini diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi.

Program kali ini diikuti 438 peserta dan menghadirkan empat narasumber terdiri dari Kepala Lab Teknologi Pendidikan UNM dan Japelidi, Citra Rosalyn Anwar; akademisi S3 dan PR Enthusiast, Muhamad Widiyanto; aktivis pemerhati sosial dan digital, Eka Nurwanto; kreator konten dan Social Media Specialist, Hendri Aditya. Adapun, sebagai moderator adalah Septy Wulandari. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 orang peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dibuka oleh Muhamad Widiyanto dengan presentasi bertema “Literasi Digital dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan”. Menurut dia, rasa bangga pada Indonesia bisa ditunjukan mulai dari melakukan hal kecil dan sederhana. “Buatlah konten untuk mengenalkan kekayaan tradisional agar menjadi global di mata dunia,” ujarnya.

Melanjutkan webinar, Citra Rosalyn Anwar menyampaikan presentasi berjudul “Cakap dan Ramah Bermedia Digital”. Dia mengingatkan untuk melindungi identitas pribadi dalam akun media sosial. Selain itu, hindari pelanggaran dalam menggunakan media sosial (medsos) serta sesuaikan penggunaan medsos dengan spesifikasi gawai dan ketersediaan layanan.

Beranjak ke pembicara ketiga, Hendri Aditya membawakan tema “Bijak di Kolom Komentar”. Agar tidak salah memahami informasi di medsos, kata Hendri, pastikan sudah membaca atau menonton dan mengerti tujuan konten secara keseluruhan. “Berikan komentar terkait isi konten dan jangan menyinggung perasaan orang lain,” ucap kreator konten Tiktok ini.

Eka Nurwanto Mangalung sebagai pembicara pamungkas membahas tema “Tips dan Pentingnya Internet Sehat”. Dia menjelaskan, ancaman kejahatan siber bisa diredam melalui penggunaan internet yang baik dan sehat, diantaranya menghindari hoaks, berpikir dahulu sebelum mengunggah konten dan berkomentar di internet, serta hindari penyebaran SARA, pornografi dan pornoaksi.

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber. Panitia memberikan uang elektronik senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

“Apakah ada program untuk pendakwah di media sosial agar dapat menyampaikan materi dengan ramah?” tanya Sri Utami, salah satu peserta kegiatan. “Beberapa organisasi kemahasiswaan kampus rutin mengadakan sosialisasi. Lembaga dakwah juga memiliki program yang bisa diakses gratis. Di media sosial juga ada, tapi harus memperhatikan akun yang diikuti. Jadi, gunakan media sosial untuk mengisi energi positif,” beber Citra Rosalyn Anwar.

DPRD Makassar
  • Bagikan

Makassar Recover

Makassar Recover