Profesi Halal Expert Jadi Primadona, BPJPH: Peluang Kerja Sangat Besar
RAKYAT NEWS, JAKARTA – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa profesi halal expert akan semakin dibutuhkan di masa depan. Ia menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, pengalaman, dan kompetensi para pelaku di bidang halal.
Menurut Haikal, kemampuan tersebut akan menjadikan auditor halal, penyelia halal, pendamping halal, hingga juru sembelih halal (juleha) sebagai sumber daya manusia yang sangat bernilai.
“Pertajam pengetahuan halal, perdalam pemahaman halal, dan perbanyak pengalaman halal. Niscaya, saya jamin, Anda akan menjadi orang yang sangat berharga di masa depan. Profesi halal expert memiliki nilai lebih tinggi daripada banyak bidang lainnya. Bahkan di luar negeri, gajinya bisa melampaui seorang doktor. Kenapa? Karena halal expert tidak mengenal batas usia,” ujar Haikal dalam keterangannya, Jumat (29/8/2025).
Hal ini disampaikan dalam acara Rapat Koordinasi Pembinaan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) bertajuk “Peningkatan Ruang Lingkup dan Kompetensi LPH” yang berlangsung di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta pada 25-26 Agustus 2025.
Pada kesempatan itu, Haikal mengajak peserta untuk memperluas kemampuan dengan menguasai bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, yang menurutnya menjadi pintu gerbang untuk memperoleh peluang kerja yang lebih luas di luar negeri.
“Jika bapak dan ibu mendalami serta menguasai bahasa Inggris, peluang kerja Anda sangat besar. Anda akan menjadi tenaga yang sangat diminati, karena dunia benar-benar membutuhkan halal expert,” tambahnya.
Haikal juga menegaskan bahwa profesi halal expert tidak terbatas pada satu bidang saja, melainkan meliputi berbagai peran penting dalam ekosistem halal.
“Anda adalah auditor, Anda adalah penyelia, Anda adalah pendamping, Anda adalah juru sembelih halal. Anda adalah halal expert. Dan saat ini bapak-ibu sudah berada di jalur yang benar, karena masa depan ada di tangan halal,” paparnya.
Dalam arahannya, Haikal membagikan pengalaman diplomasi halal bersama jajaran BPJPH yang baru saja dilakukan.
“Kami baru saja dari Kedutaan Peru atas amanah Presiden. Apa yang mereka minta? Halal expert. Argentina juga minta, Meksiko juga minta, Hongkong minta, China minta, dan mereka tidak punya,” ungkapnya.
Haikal menegaskan bahwa profesi halal expert adalah pekerjaan masa depan dengan nilai strategis, terutama di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mulai menggantikan banyak profesi, seperti engineering.
Namun, kebutuhan akan pangan dan fashion tetap menjadi kebutuhan utama manusia dan keduanya sangat berkaitan dengan kehalalan.
“Dunia lebih membutuhkan halal expert daripada engineer. Profesi engineer bisa digantikan AI. Tetapi halal tidak bisa. Masa depan adalah food dan fashion, dan keduanya membutuhkan Anda. Jadi, betul-betul cerah masa depan bapak-ibu sekalian,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Haikal mengajak peserta untuk tidak hanya mengembangkan diri sendiri, tetapi juga melibatkan keluarga dan generasi muda dalam membangun ekosistem halal nasional.
“Kerahkan anak Anda, ponakan, suami, istri tampil sebagai halal expert. Selamat menjadi manusia masa depan, teruslah berkarya, jadikan pratama menjadi utama, perbanyak orang yang berprestasi disitu,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan