Pj Walikota Arahkan Inspektorat Transparan Anggaran Covid-19

  • Whatsapp

RAKYAT NEWS, MAKASSAR – Penjabat (Pj) walikota Makassar, Rudy Djamaluddin menegaskan, komitmen soal transparansi penggunaan anggaran covid-19. Dirinya mengaku, telah meminta inspektorat untuk melakukan pengawasan.

Menurutnya, anggaran yang tertutup justru rawan diselewengkan. Sementara, pemerintah kota (Pemkot) Makassar telah diminta untuk transparan ke publik soal kondisi anggaran Covid-19. Mereka menilai 

Bacaan Lainnya

“Yah, kalau tranparansi anggaran Covid-19 punya komitmen kok. Saya sudah sampaikan ke Inspektorat, tolong semua tentang pengeluaran terkait Covid-19 kita trasparankan,” ujar Rudy, Jumat (3/7/2020) kemarin.

Soal transparansi telah diatur dalam Pasal 9 ayat (2) huruf c Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Yang poinnya menyebutkan, badan publik diwajibkan untuk mengumumkan secara berkala laporan keuangannya.

Guru besar fakultas teknik Universitas Hasanuddin itu menjelaskan, transparansi suatu keharusan untuk dilakukannya. Sebab, kata dia, apabila pemerintah tertutup justru meningkatkan peluang terjadinya penyalahgunaan anggaran dan tindak pidana korupsi.

Menurutnya, pihaknya akan menyampaikan secara transparan. Dan akuntabel terkait penggunaan anggaran yang telah terpakai selama pandemi Covid-19, sebagaimana permintaan pemkot ke inspektorat.

“Saya minta sampaikan apa yang sudah kita pakai,” tuturnya.

Namun demikian, hingga saat ini, pemerintah belum menginformasikan secara rinci. Laporan penggunaan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini masih belum diumumkan kepada publik.

Pos terkait