Pelaku Penganiayaan Anak Bebas Berkeliaran di Makassar

  • Whatsapp

RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Iryanti (39 thn) terus mencari keadilan untuk anaknya WW (12 thn) yang telah menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan AS (40 thn) di Lapangan Mesjid Al-Markaz, Jumat 03 Juli 2020 lalu.

Iryanti yang mendapatkan anaknya babak belur hari itu juga langsung mendatangi Polrestabes Makassar melaporkan kejadian yang dialami anaknya.

Bacaan Lainnya

” Setelah kejadian saya langsung melaporkan ke Polrestabes Makassar, kata Iryanti, Kamis (24/09/20).

Namun dia menyayangkan pelaku hingga kini masih terus berkeliaran. Padahal sudah dilaporkan ke polisi. Apalagi korbannya, anak dibawah umur.

“Setiap kali anak saya melihat pelaku langsung lari ketakutan karena trauma,” kata Iryanti.

Saat ditemui wartawan Iryanti juga menunjukkan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan polisi dimana salah satu poin dalam surat pemberitahuan tersebut berbunyi, setelah dilakukan penyelidikan ditemukan bukti permulaan yang cukup bahwa telah terjadi tindak pidana.

Iryanti melanjutkan sebagai orang tua yang selalu meninggal anaknya di rumah tentu memiliki kekuatiran jika pelaku masih terus berkeliaran sehingga itu dia terus mencari keadilan salah satunya mendatangi lembaga bantuan hukum yang ada di Kota Makassar. (*)

 

Pos terkait