Refleksi 2 Tahun Kepemimpinan Ilham- Sahabuddin, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Kerakyatan

  • Whatsapp

RAKYAT NEWS, BANTAENG – Bakhtiar Talli menyuarakan kesan di sektor pertanian pada refleksi dua tahun kepemimpinan Ilham Azikin dan Sahabuddin. Petani asal Pajukukang ini mengaku senang akhirnya asuransi pertanian terealisasi.

“Kita melihat refleksi 2 tahun, Asuransi AUTP dan AUTS. Sebenarnya asuransi ini sudah digaungkan sejak 2016, namun alhamdulillah baru terealisasi pada 2019 ini,” kata Bakhtiar di diskusi dan ngopi bareng refleksi 2 tahun kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati Bantaeng, Sabtu, 26 September 2020.

Bacaan Lainnya

Dia menyebut masyarakat di Pajukukang sangat antusias dengan hadirnya asuransi tersebut. Bakhtiar juga berharap, kedepan, hewan Kuda juga diasuransikan.

Selain dari suara petani, suara perempuan, anak, tokoh masyarakat dan kaum lansia turut menyampaikan apresiasi dan harapan mereka.

Seperti yang diutarakan Atte S. Maladevi dari perwakilan kaum perempuan, menaruh harapan besar agar kebersamaan semua elemen masyarakat dalam membangun Bantaeng.

Ia mengibaratkan Bantaeng ini sebagai perahu besar yang dinahkodai Ilham Azikin. Semua awak dan penumpang harus saling bersama dalam memajukan perahu ini.

“Bagaiamana perahu besar bernama Bantaeng ini dinahkodai. Melaju ke pulau impian yang dijanjikan pak Bupati, sebuah pulau kesejahteraan. Kita sama-sama berpegangan, kita sama-sama harus sadari bahwa ini perahu milik bersama. Maju tidaknya perahu bukan tergantung nahkoda, tetapi kesepakatan bersama. Bantaeng ini bukan milik sekelompok orang saja, Bantaeng ini milik kita semua. Menjadi harapan Bantaeng ini di 5 tahun kepemipinan Bupati kita semua dengan kebersamaan sampai di pulau harapan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Ilham Azikin menuturkan bahwa semua masukan akan menjadi catatan yang harus direalisasikan bersama.

“Semua tentu adalah harapan, bagaiamana kita bersama, teguh dan membawa Bantaeng bisa terdepan. Dan itu kita bisa buktikan kalau kebersamaan kita jaga,” ujar Ilham.

Dia menjelaskan, saat ini Indonesia tengah dirundung pandemi korona. Sehingga, konsen Bupati dan Wakil Bupati, dibantu Forkopimda, serta OPD terfokus pada dua hal, takni infrastruktur dan ekonomi kerakyatan.

“Memang dalam masa-masa kedepan kita konsen kepada dua hal. Pertama infrastruktir dasar bisa terpelihara dan mengalami perbaikan. Kita ketahui bersama baru-baru kita hadapi banjir bandang yang juga mengakibatkan fasilitas dasar menjadi rusak. Itu komitmen kami bagaiamana mermperbaiki,” katanya.

Kedua, lanjut Ilham, pandemi berdampak sektor ekonomi kerkyatan. Hal ini pun terus didorong agar pandemi tidak meruntuhkan ekonomi kerakyatan.

“Ini kami dorong. Bersama Forkopomda, selain menjaga stabilitas, forkopimda juga mendorong bagaiamana pandemi ini tidak meruntuhkan ekonomi masyarakat,” jelasnya. (*

Pos terkait