Diduga Rugikan Negara, Wapres Lira Minta DPRD Lutim Panggil PT Vale

  • Whatsapp
PT Vale
Wapres Lira, Ryan Latief. Ist

RAKYAT.NEWS, MAKASSAR— Wapres Lira, Ryan Latief minta DPRD dan Pemerintah Luwu Timur (Lutim) menyikapi dan memanggil manajemen PT Vale terkait dugaan pelanggaran kontrak karya dari surat Dirjen Ketenagalistrikan sebagai syarat pemberian izin DAM PLTA Larona.

Ryan menduga keabsahan dokumen pengoperasian ini sudah lewat tujuh tahun. Sementara kontrak PT Vale masih akan beroperasi hingga tahun 2030.

Bacaan Lainnya

Ryan Latief yang juga Wakil Ketua Umum DPP Kep KSPSI Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan ini juga menjelaskan PLTA Larona yang beroperasi sejak tahun 1979 dengan produksi daya listrik rata-rata (continous power) sebesar 165 megawatt ini seharusnya wajib di kembalikan ke Negara.

Pos terkait