Fakta Baru Sidang Dugaan Korupsi Proyek Kapal Nelayan 30 GT Bulukumba

  • Bagikan
Kapal nelayan 30 GT di Kabupaten Bulukumba
Kapal Nelayan : Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Bulukumba, Andi Tirta saat memberikan keterangan terkait sidang dugaan korupsi pengadaan kapal nelayan 30 GT di Kabupaten Bulukumba, Selasa (08/06/21)

RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Sidang lanjutan Kasus Korupsi Pengadaan Bantuan Kapal Nelayan GT-30 Inkamia Bulukumba tahun 2013 yang menyeret mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan yang saat ini berstatus anggota DPRD Bulukumba Muhammad Sabri kembali digelar di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, Selasa (08/6/2021) sekira pukul 14.00 WITA.

Sidang yang berakhir sekitar pukul 18.30 WITA, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dipimpin Ketua Majelis Hakim Ibrahim Palino, dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Andi Tirta dan Kuasa Hukum terdakwa Andi Arfan.

Dalam persidangan JPU menghadirkan, Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) H. Ahmad sebagai saksi yang juga merupakan penerima bantuan salah satu kapal nelayan di Kabupaten Bulukumba.

Dalam keterangannya saksi mengakui jika dirinya yang datang mengambil kapal bantuan di tempat pembuatannya di Konawe, saksi juga mengakui dirinya yang mengurus administrasi dan persuratan kedua kapal bantuan atas inisiatifnya.

“Saya datangi dinas untuk menawarkan diri mengurus administrasi kedua kapal,” kata Ahmad saat memberikan keterangan dipersidangan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *