Desa Bontomarannu Sukses Turunkan AKI-AKB Hingga 0%, Stunting Tinggal 13%

  • Bagikan
Desa Bontomarannu Sukses Turunkan AKI-AKB Hingga 0%, Stunting Tinggal 13% | Rakyatdotnews

Rakyatdotnews, Takalar– Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) masih menjadi persoalan serius yang dialami beberapa provinsi di Indonesia. Salah satu desa yang digadang sebagai percontohan dalam upaya penurunan AKI dan AKB adalah Desa Bontomarannu di Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (10/06/2021).

Desa tersebut memiliki program Ayah Siaga atau dalam bahasa daerah setempat disebut Teta Siaga. Program itu telah berjalan tiga tahun sejak 2018 dan terbukti berhasil menurunkan AKI dan AKB di Desa Bontomarannu hingga 0 (nol) kematian ibu dan bayi serta memperoleh penghargaan juara 1 tingkat provinsi dalam inovasi konvergensi stunting.

Secara teknis, program Ayah Siaga merupakan kelas ibu hamil dengan aneka permainan. Sebagai contoh, para ayah memakai kostum seperti ibu hamil yang diisi dengan beras 6 kg di bagian perut dan di bagian payudara 2 kg. Kemudian para ayah diarahkan untuk beraktivitas, naik turun tangga, berjalan, berbaring, berjongkok lalu diminta mengulang kembali pelajaran yang sudah diberikan oleh petugas. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap bulan bagi pasangan suami/istri dengan istri yang sedang hamil.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengaku sangat mengapresiasi program kegiatan Ayah Siaga. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan keaktifan para suami dan calon ayah dalam membantu kaum ibu yang sedang hamil.

“Ini sangat bagus sekali, bagaimana melatih atau menyiapkan ayah yang istrinya sedang hamil supaya dia juga nanti ikut menyukseskan program kehamilan, kelahiran, sampai perawatan si bayi. Jadi nanti kalau sudah lahir bapaknya juga bisa bantu, bukan hanya ibu,” tuturnya saat meninjau langsung kegiatan program Ayah Siaga di Desa Bontomarannu, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar,

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *