RAKYAT.NEWS, BEKASI – Direktur Utama RSUD Chasbullah Abdul Madjid (CAM) Kota Bekasi, Kusnanto membantah soal video yang beredar di masyarakat umum, bahwa pihaknya telah menyiapkan Dokter spesialisasi kejiwaan untuk Calon Legislatif yang gagal berkontentasi di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 nanti.

Pasalnya, Ia sangat menyakini video tersebar melalui media sosial (Medsos) itu ada oknum yang secara sengaja memenggal durasi ke asliannya. “Itu kan Video di potong narasinya oleh oknum, narasinya di buat begitu,” ungkap, Kustanto kepada Rakyat News, Kamis (26/10).

“Kemarin juga ada datang ke Kita (RSUD Kota Bekasi) menanyakan.Apakah ada pelayanan khusus untuk para Caleg yang gagal.Saya bilang gak ada,” imbuhnya.

Yang benar itu, kata Kustanto, RSUD Kota Bekasi memberikan pelayanan kesehatan jiwa bagi masyarakat umum yang membutuhkan. “Rawat jalannya kita, sediakan 4 dokter spesialis kejiawaan.Bukan khusus Caleg ya, tapi semua masyarakat umum,” tutur dia.

Meski demikian, Kustanto berkata, RSUD Kota Bekasi belum mempersiapkan fasilitas rawat inap pasien kejiwaaan. “Kalau ada pasien ODGJ, bukan Caleg gagal ya.Tapi ODGJ masyarakat umum yang sudah menerima pelayanan kesehatan RSUD Kota Bekasi, kita rujuk ke Rumah Sakit ada di Jakarta, seperti RS.Grogol, Rs Pondok Kopi.Gitu ya,” pungkas dia.

Oleh karena itu, Kustanto meminta kepada masyarakat yang sudah melihat potongan video yang dimaksud. “Mungkin nanti dapat di lihat dalam penayangan (salah satu tv nasional) dengan seutuhnya seperti apa,” tutupnya.

Sebelumnya, beredar di Medsos tentang video bernarasi Rumah Sakit di Bekasi siapkan dokter spesialis kejiwaan yang di tunjukan bagi caleg gagal dan alami depresi.

(Dirham)