RAKYAT.NEWS, BATAM – Melalui aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N LAPOR!), generasi muda didorong untuk menyampaikan aduan, serta pemikiran kreatif demi terciptanya peningkatan kualitas pelayanan publik pada segala sektor.

Kali ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyambangi Politeknik Negeri Batam untuk sosialisasikan LAPOR!. Dalam sambutannya Asisten Deputi Pemberdayaan Partisipasi Masyarakat Kementerian PANRB, Insan Fahmi menyampaikan bahwa masukan dan saran dari mahasiswa sebagai artikulasi dari kepentingan publik akan sangat berharga didalam mewarnai pengambilan kebijakan dan pelaksanaan pelayanan publik.

“Penting bagi kita untuk lebih banyak mendengarkan masukan dari masyarakat, dan sesuai dengan Undang-undang pelayanan publik salah satu tools yang kami hadirkan untuk menerima aspirasi dari publik dari mahasiswa sekalian adalah SP4N-LAPOR!. Jadi, rugi kalau kami tidak mendengarkan aspirasi dan masukan dari mahasiswa terkait pelayanan publik,” ujarnya di Politeknik Batam, Rabu (6/12/2023).

Penyampaian pengaduan dan keluhan yang disampaikan melalui SP4N-LAPOR! sebagai prosedur resmi yang memberikan kepastian tersampaikannya laporan kepada instansi penyelenggara, akan memberikan kesempatan bagi instansi pemerintah dalam melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Selain menerima laporan, Kementerian PANRB juga memilih laporan dalam beberapa klaster diantaranya yaitu klaster aspirasi, laporan, dan yang bersifat permohonan informasi.

Dalam mengakselerasi transformasi pelayanan publik, dikatakan bahwa, mahasiswa juga memegang peran sebagai duta atau penyambung lidah bagi program Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N)-LAPOR!.

“Adik-adik sekalian akan menjadi jembatan komunikasi antara penyelenggara pelayanan publik dengan publik, dan mahasiswa juga akan menjadi inspirasi,” ungkapnya.

Insan mengatakan, instansi yang terhubung dan memanfaatkan SP4N-LAPOR! terus bertambah, dan sejalan dengan jumlah pengaduan yang diterima juga terus meningkat. Untuk itu, Kementerian PANRB terus berupaya agar aplikasi layanan itu lebih efektif dan efisien dalam menjaring aspirasi.