RAKYAT NEWS, KARAWANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang menonaktifkan satu anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lemahabang lantaran diduga memanipulasi suara Pemilu 2024, Minggu (3/3/2024)

Ketua Divisi (Kadiv) Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Karawang Ikmal Maulana mengatakan satu anggota PPK dinonaktifkan karena diduga telah memanipulasi data C-Hasil Plano.

Dugaan kecurangan tersebut, terungkap dari surat Bawaslu Karawang 006/PM.00.02/K.JB/2/2024 yang berisi pencermatan data.

“Awalnya kami klarifikasi pada tanggal 29 Februari, semua sudah ditanya dan tidak ada pengakuan (kecurangan). Kemudian 1 Maret Bawaslu menerbitkan rekomendasi terkait pencermatan data, makanya kita panggil ulang. Dan di klarifikasi kedua itu baru ada pengakuan, salah seorang PPK dari divisi ODP melakukan perubahan data C plano tanpa sepengetahuan anggota lainnya,” katanya, saat melalui sambungan telepon, dikutip dari Kompas.com.

Atas Penonaktifannya, Anggota PPK tersebut wajib mengikuti sidang pemeriksaan etik.

Ketua Bawaslu Karawang Engkus Kusnadi mengkonfirmasi adanya rekomendasi pencermatan data di beberapa desa di Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang.

“Betul kita memang menyampaikan rekomendasi agar dilakukan pencermatan di lima desa,” katanya.

Menurutnya, urusan penonaktifan anggota PPK tersebut merupakan kewenangan pihak KPU Karawang.

“(Penonaktifan) itu ranah internal KPU, kita tidak ikut campur,” ujarnya