RAKYAT NEWS, JAKARTA – Hasil rekapitulasi hitungan suara PSI dalam Pemilu 2024 dari real count Sirekap KPU melewati hasil perolehan suara Quick Count beberapa lembaga survei, hal ini ketahui langsung pada hari Senin (4/3/2024).

Hasil rekapitulasi quick count dari beberapa lembaga survei menerangkan perolehan suara PSI dibawah dari 3 persen.

Dari hasil Quick Count Litbang Kompas dari data yang masuk 99,35 persen, tercatat PSI peroleh suara sebesar 2,81 persen. Ada juga Charta Politika dengan jumlah suara yang masuk 92,3 persen, PSI dapat 2,95 persen.

Untuk hitungan Real Count Politika Research and Consulting (PRC) dari total suara yang masuk 98,67 persen, PSI peroleh 2,78 persen.

Berdasarkan data real count KPU, PSI memperoleh suara sebanyak 2.404.270 atau sekitar 3,13 persen total suara. Hasil tersebut, didapatkan dari 65,80 persen Sirekap KPU atau 541.167 TPS dari 823.236 TPS.

Dari hasil data tersebut, hasil rekapitulasi real count PSI menjadi sorotan berbagai pihak. Karena, terjadi eskalasi kenaikan suara yang signifikan.

Dalam aturan Undang-Undang Pemilu, setiap partai politik harus melewati 4 persen jumlah suara agar lolos ke parlemen.

Sementara Juru Bicara PSI Dedek Prayudi menilai bahwa partainya saat ini dijadikan orkestrasi untuk mendelegitimasi hasil pilpres 2024.

“Kami heran kenapa yang dipersoalkan adalah PSI? Muncul kemudian bahwa ada upaya orkestrasi untuk mendelegitimasi pemilu dalam hal ini pilpres menggunakan pileg yang dalam hal ini PSI dijadikan proksinya,” katanya, dikutip dari CNN Indonesia.