RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Kementrian Kesehatan merespons oknum ASN Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung berinisial HP (42) yang digrebek saat berpesta narkoba di salah satu tempat karaoke di Jalan Kalibokor Selatan, Barata Jaya, Gubeng, Surabaya.

“Masih kita tanyakan dulu ke Dinkes Jawa Timur, sudah ada rilis resmi dari dinkes. Jadi kita tunggu dulu proses nya ya,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakatan Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Senin (20/6/2024).

Degan begini, Nadia mengangap bahwa program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) harus digaungkan terus di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. “Iya. Kalau tes narkoba setiap tahun dilakukan sebagai skrining,” ungkapnya.

Sebelumnya, Penggiat anti narkotika, Ainsyam menyoroti perilaku ASN Dinkes tersebut.

Berdasarkan keterangan dari Ditresnarkoba Polda Jawa Timur, AKBP Windy Syafutra, penggerebekan dilakukan pada hari Rabu (15/5/2024) pukul 20.30 WIB. “Dari tujuh orang yang diamankan, satu di antaranya Pegawai Negeri Sipil (PNS),” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ainsyam mempertanyakan tentang program P4GN di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat. Atas kejadian ini, Ainsyam sebagai Ketua Yayasan Gugus Tugas Narkotika Nusantara Kota Bekasi menilai perlu menggaungkan kembali program sosialisasi P4GN di lingkungan pemerintahan daerah.

“Ingat sosialisais P4GN dan test urine harus terus dijalankan sesuai Intruksi Presiden nomor 2 tahun 2020,” tutupnya.