RAKYAT.NEWS, MAKASSARBank Mandiri telah menyiapkan kebutuhan uang tunai sebesar Rp 2,5 triliun mulai dari 10 Maret hingga 8 April 2025, menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1446 H, untuk menghadapi peningkatan permintaan uang tunai di Sulawesi & Maluku. Jumlah kebutuhan uang tunai tersebut mengalami kenaikan sebesar 5,29% dibanding tahun sebelumnya.

CEO Regional Bank Mandiri Wilayah X/Sulawesi & Maluku, Atta Alva Wanggai,, menyampaikan bahwa langkah ini bertujuan untuk membantu nasabah dalam memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan dan Idul Fitri, terutama pada saat pembayaran gaji dan THR ASN.

Sebagian besar alokasi uang tunai tersebut akan digunakan untuk mengisi ATM Bank Mandiri di Sulawesi dan Maluku dengan perkiraan mencapai Rp 1,9 triliun selama periode tersebut.

“Guna mendukung penyaluran uang tunai ke masyarakat, kami juga telah mengoptimalkan pengisian 690 unit ATM/CRM (ATM setor tarik) Bank Mandiri di Sulawesi & Maluku yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus di seluruh Indonesia sejak awal bulan ini hingga saat libur Lebaran,” kata Atta dalam keterangan resminya, Rabu (26/3).

Selain ATM, Bank Mandiri juga akan menggunakan channel pembayaran online seperti 10.356 mesin EDC dan 262 ribu QRIS atau Livin Merchant untuk memudahkan nasabah bertransaksi dengan cepat. Layanan Mandiri Agen juga telah tersedia di wilayah Sulawesi dan Maluku sebanyak 10.844.

“Mengingat banyaknya pengguna Livin’ by Mandiri, kami akan mengoptimalisasi kapasitas super app ini agar tetap dapat memberikan layanan prima pada saat puncak transaksi, termasuk layanan BI-Fast yang kini menjadi pilihan utama nasabah dalam pengiriman dana,” jelasnya.

Agar transaksi BI FAST nasabah berjalan lancar, Bank Mandiri akan menyediakan likuiditas yang cukup pada Rekening Settlement Dana (RSD) untuk mengatasi lonjakan transaksi BI FAST selama Ramadan dan Idul Fitri.

Maintenance preventif juga telah dilakukan pada 302 ATM/CRM yang tersebar di wilayah Sulawesi & Maluku, terutama di lokasi strategis seperti rest area, bandara, terminal, pelabuhan, pusat perbelanjaan, hotel, SPBU, dan tempat wisata.

Nasabah juga bisa menggunakan fitur Livin’ by Mandiri untuk cek saldo, transfer, pembayaran tagihan bulanan, e-commerce, top up e-money dan e-wallet, serta pembayaran dengan QRIS. Mereka juga dapat memesan tiket kereta, pesawat, dan tempat wisata melalui fitur Sukha pada super app ini.

“Dengan fitur top up Mandiri e-money pada Livin’ by Mandiri, nasabah yang melakukan perjalanan lewat tol akan sangat dimudahkan karena top up dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja,” imbuh Atta.

Bagi pengguna jalan tol yang belum memiliki kartu Mandiri e-money, Bank Mandiri akan menyediakan stok kartu di cabang, Fitur Sukha di Livin by Mandiri, toko retail (Indomaret, Alfamart, dll), outlet resmi Bank Mandiri di e-commerce (Tokopedia, Blibli, Shopee), dan vending machine di lokasi transportasi dan stasiun.

Bank Mandiri juga akan memastikan kesiapan jaringan IT optimal untuk menghadapi peningkatan transaksi melalui semua channel pembayaran elektronik dengan membentuk tim monitoring IT yang selalu siaga.

“Tidak hanya itu, selama bulan Ramadhan Bank Mandiri juga memberikan banyak program khusus spesial Ramadhan untuk memanjakan nasabah. Nasabah dapat mengakses ragam program tersebut melalui bmri.id/ramadan2025,” papar Atta.

Secara nasional, Bank Mandiri juga telah menyiapkan kebutuhan uang tunai sekitar Rp 31,6 triliun mulai 10 Maret hingga 8 April 2025 menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1446 H.

Terjadi kenaikan sebesar 5,9% dibanding tahun sebelumnya. Bank Mandiri juga akan mengoptimalkan pengisian 12.905 unit ATM/CRM dan 246.000 mesin EDC di seluruh Indonesia.