Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray
RAKYAT NEWS, JAKARTA – Laga Derbi Istanbul antara Fenerbahce dan Galatasaray dalam perempat final Piala Turkiye pada Rabu (2/4/2025), atau Kamis dini hari WIB, mencuri perhatian publik setelah terjadi insiden yang melibatkan pelatih Fenerbahce, Jose Mourinho.
Mourinho terlibat dalam sebuah tindakan kontroversial saat pertandingan berakhir, yang membuatnya menjadi sorotan media.
Fenerbahce, yang bermain di kandang sendiri di Stadion Sukru Saracoglu, mengalami kekalahan dengan skor 1-2 dari Galatasaray.
Setelah pertandingan berakhir, suasana menjadi tegang, dan Mourinho terlihat berinteraksi dengan pelatih Galatasaray, Okan Buruk, dalam situasi yang cukup memanas.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, Mourinho tampak secara jelas meremas hidung Buruk, yang merupakan mantan pemain Inter Milan. Insiden ini membuat Buruk jatuh terkapar ke tanah sambil memegangi wajahnya.
Tindakan Mourinho ini langsung menuai kontroversi, mengingat tindakan fisik tersebut terkesan tidak pantas dilakukan oleh seorang pelatih profesional.
Meskipun Mourinho sendiri tidak memberikan komentar langsung mengenai insiden tersebut, reaksi dari Okan Buruk menunjukkan bahwa ia sangat terkejut dan merasa kesakitan akibat ulah Mourinho.
Situasi ini membuat suasana semakin panas setelah pertandingan, yang sudah dipenuhi ketegangan antara kedua tim.
Selain insiden antara Mourinho dan Buruk, pertandingan ini juga diwarnai dengan ketegangan yang tinggi di lapangan.
Pada menit ke-92, wasit mengeluarkan tiga kartu merah, satu untuk pemain Fenerbahce dan dua untuk pemain Galatasaray, yang semakin memperburuk situasi.
Kejadian ini mencerminkan betapa sengitnya pertandingan yang terjadi antara kedua klub besar Istanbul tersebut.
Meskipun laga berakhir dengan kemenangan untuk Galatasaray, insiden yang melibatkan Mourinho dan Buruk tentunya akan menjadi pembicaraan utama dalam dunia sepak bola Turki dan internasional.
Tinggalkan Balasan Batalkan balasan