DENPASARKantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja, Bali deportasi dua warga negara asing (WNA) pemalsu surat PCR SARS COV-2 berinisial DA asal Rusia dan OM asal Ukraina.

Baca Juga : Kadiv Keimigrasian Kemenkumham Sulsel Apresiasi Kanim Makassar Layani Pengantaran Paspor Via Gojek

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan, Dua WNA telah menjalani masa tahanan selama delapan bulan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk.

“Dua WNA ini telah menjalani masa tahanan di Lapas Kelas IIB Karangasem selama delapan bulan, atas pelanggaran Pasal 268 ayat (2) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 tentang secara bersama-sama dengan maksud menyesatkan penguasa umum memakai surat keterangan yang dipalsukan seolah-olah surat itu benar,” katanya melalui siran pers, Minggu.

Dua WNA tersebut telah diserahterimakan dari Lapas Kelas IIB Karangasem ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja pada Jumat, 29 Oktober 2021 pukul 07.00 WITA.

Pada tanggal (30/10), kedua WNA dideportasi melalui Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta dengan penerbangan Turkish Airlines nomor penerbangan TK57 dengan tujuan akhir Moskow-Rusia dan Kharkiv0-ukraina.

Dua WNA melanggar aturan keimigrasian Pasal 75 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.

“Keduanya juga melanggar prokes di masa pandemi Covid-19. Jadi dengan adanya pendeportasian ini menjadi bentuk penegakan hukum di wilayah keimigrasian,” katanya pula.

Baca Juga : Imigrasi Makassar Layani 97 Pemohon Pasport di Sekolah Kapal Pesiar Duta Samudera Indonesia