RAKYAT.NEWSSAMARINDAPSM Makassar harus pulang dengan tangan hampa usai menelan kekalahan 2-1 dari Borneo FC pada pekan ke-16 Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (3/1) sore.

Meski sempat unggul cepat dan mengendalikan permainan di babak pertama, Juku Eja gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir laga.

PSM memulai pertandingan dengan menjanjikan. Laga baru berjalan dua menit ketika Alex Tank Aguiar mencatatkan namanya di papan skor.

Menerima umpan terobosan dari Ananda Raehan Alif yang menusuk dari sisi kiri pertahanan Borneo FC, Alex menyelesaikan peluang dengan sentuhan tumit yang mengecoh kiper Nadeo Argawinata.

Gol tersebut sempat tertunda pengesahannya setelah wasit Candra melakukan pengecekan melalui VAR akibat dugaan pelanggaran dalam proses gol. Namun setelah meninjau tayangan ulang, wasit mengesahkan gol tersebut dan PSM unggul 0-1.

Keunggulan itu membuat PSM tampil lebih percaya diri. Tim tamu beberapa kali mengancam pertahanan Borneo FC. Pada menit ke-19, Ananda Raehan hampir menggandakan keunggulan, namun upaya penyelesaiannya masih bisa digagalkan Nadeo Argawinata.

Peluang kembali hadir pada menit ke-34 lewat sepakan Medina dari dalam kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar.

Di sisi lain, Borneo FC juga tidak tinggal diam. Peluang sundulan Joel Vinicius pada menit ke-15 belum membuahkan hasil.

Menjelang akhir babak pertama, gawang PSM sempat bobol melalui sontekan Vinicius memanfaatkan umpan datar Caxambu dari sisi kiri.

Namun gol tersebut dianulir setelah wasit VAR menilai terjadi pelanggaran dalam prosesnya. PSM pun menutup babak pertama dengan keunggulan 0-1 atas tuan rumah Borneo FC.

Memasuki babak kedua, tekanan Borneo FC semakin meningkat. Anak asuh Fabio Lefundes tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan bola. Peluang emas didapatkan Mariano Peralta pada menit ke-59, namun penyelesaiannya belum tepat sasaran.

YouTube player