Ronowidjojo Ungkap Alasan Prabowo Rayakan HUT Gerindra Secara Sederhana
RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sekaligus Presiden Republik Indonesia ke-8, Prabowo Subianto, menyampaikan taklimat dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra yang mengusung tema “Kompak Bergerak Berdampak”.
Kegiatan tersebut berlangsung secara sederhana di kediaman pribadi Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).
Informasi tersebut disampaikan oleh Pembina Partai Gerindra, Dr Cornelius D Ronowidjojo, kepada Rakyat.News usai menghadiri agenda internal partai tersebut.
Menurut Ronowidjojo, peringatan HUT Gerindra tahun ini sengaja digelar secara sederhana sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas berbagai bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, hingga Jakarta.
“Hadir sebagai Dewan Pembina, Bapak Prabowo Subianto sengaja memperingati HUT Partai Gerindra secara sederhana karena kita sedang dalam suasana prihatin dan duka atas bencana alam yang terjadi di berbagai daerah,” ujar Ronowidjojo.
Dalam taklimatnya, Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sikap empati dan solidaritas terhadap para korban bencana. Ia menyampaikan bahwa perayaan besar akan dilakukan pada waktu yang tepat, seiring dengan kondisi bangsa yang lebih memungkinkan.
“Presiden menyampaikan bahwa kita harus ikut prihatin, berempati, dan menunjukkan solidaritas atas korban bencana alam di berbagai daerah. Nanti ada waktunya kita merayakan secara besar-besaran sebagai partai yang memang sudah besar,” tuturnya.
Ronowidjojo menambahkan, dalam kesempatan tersebut Prabowo kembali menegaskan komitmen Partai Gerindra untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, serta berpihak kepada rakyat kecil.
“Beliau menegaskan bahwa Gerindra hadir untuk membela rakyat yang tertindas, miskin, dan tidak berdaya, sekaligus membulatkan tekad untuk secara konsisten memberantas korupsi, mafia, serta berbagai bentuk kejahatan, termasuk penertiban aparatur negara,” kata Ronowidjojo.
Sebagai wujud nyata keberpihakan tersebut, Ronowidjojo menyebut Partai Gerindra saat ini turut menjadi pelindung dan pendukung utama dalam sejumlah kasus perjuangan masyarakat, di antaranya sengketa Tanah Adat Masyarakat Bojong-Bojong Malaka, Depok, serta Pasar Semi Induk Pondok Gede, Kota Bekasi.
Dalam suasana penuh optimisme, Prabowo Subianto juga menegaskan keyakinannya bahwa Indonesia mampu mencapai kesejahteraan rakyat melalui berbagai program strategis nasional. Ronowidjojo menyebut Prabowo menyampaikan hal tersebut dengan penuh semangat.
“Kita harus dan pasti berhasil membuat rakyat sejahtera melalui swasembada pangan, swasembada energi, serta program-program unggulan lainnya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, dan program strategis lainnya yang akan mengangkat harkat, derajat, dan martabat bangsa menuju masyarakat adil dan sejahtera,” ujar Ronowidjojo menirukan pernyataan Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para kader yang tetap setia sejak Partai Gerindra berdiri pada 2008, meskipun partai tersebut beberapa kali mengalami kekalahan dalam pemilihan umum.
“Beliau bahkan masih dapat mengenali wajah-wajah lama yang setia berjuang sejak tahun 2008,” ungkap Ronowidjojo.
Acara taklimat HUT ke-18 Partai Gerindra tersebut berlangsung sejak pukul 18.30 WIB hingga 22.40 WIB dan dihadiri secara terbatas oleh sekitar 100 orang. Peserta yang hadir terdiri atas jajaran Dewan Pembina, pengurus inti DPP Gerindra, serta Fraksi Gerindra DPR RI.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Sugiono, Wakil Ketua Dewan Pembina Hashim Djojohadikusumo, Titiek Soeharto, Dedi Mulyadi, Fadli Zon, Pembina senior Jenderal (Purn) Yunus Yosfiah, serta sejumlah menteri dan wakil menteri dari Kabinet Merah Putih.
(Dirham)








Tinggalkan Balasan