Maarten Paes Debut di Ajax, 7 Penyelamatan Warnai Hasil Imbang Kontra NEC
RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, akhirnya menjalani laga perdananya bersama Ajax Amsterdam pada lanjutan Eredivisie Liga Belanda musim 2025/2026.
Tampil di hadapan publik Johan Cruyff Arena saat menghadapi NEC Nijmegen, Sabtu (21/2) malam waktu setempat atau Minggu (22/2) dini hari WIB, Paes langsung dipercaya sebagai starter.
Meski mengukir debut di salah satu klub besar Belanda, Paes mengaku belum sepenuhnya puas. Pertandingan tersebut berakhir imbang 1-1, hasil yang menurutnya belum sesuai ekspektasi tim sekelas Ajax.
“Jika Anda adalah Ajax, Anda selalu harus mengalahkan NEC di kandang,” kata Paes kepada ESPN dikutip dari laman Ajax.
“Bagi saya pribadi, semuanya berjalan baik. Saya memang melakukan beberapa kesalahan kecil dalam mengontrol bola. Tetapi dengan pengalaman saya, saya mencoba untuk tetap tenang sebisa mungkin. Dan itu meskipun saya dilemparkan ke dalam situasi yang sulit,” ujarnya menambahkan.
Sepanjang pertandingan, Paes menunjukkan performa yang cukup meyakinkan. Ia mencatatkan tujuh penyelamatan penting yang membuat Ajax terhindar dari kekalahan.
Ujian pertama datang pada menit ke-24 ketika gawangnya sempat dibobol Sami Ouaissa. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR menyatakan posisi Ouaissa sudah offside.
Ajax kemudian memimpin lebih dulu pada menit ke-39 melalui gol Mika Godts yang memanfaatkan skema serangan rapi tuan rumah. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, NEC meningkatkan tekanan. Hasilnya, pada menit ke-57, Darko Nejasmic sukses mencetak gol penyeimbang dan mengubah kedudukan menjadi 1-1. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tetap tidak berubah.
Walau gagal mengamankan tiga poin, penampilan Paes mendapat apresiasi. Berdasarkan data Sofascore, ia memperoleh rating 7,8, angka yang mencerminkan kontribusinya di bawah mistar.
Tujuh penyelamatan yang ia bukukan menjadi bukti kesiapan menjaga gawang Ajax dalam laga kompetitif.
Paes juga mengungkap komunikasi singkatnya dengan tim pelatih sebelum laga.
“Sata dan pelatih melakukan percakapan yang cukup singkat kemarin. Kami memiliki kontak yang baik sejak saya berada di sini. Fred Grim selalu terbuka dengan saya. Kemarin dia hanya bertanya: ‘Apakah kamu siap?” lanjut Paes.
Ia menyadari masih perlu meningkatkan konsistensi, terutama setelah minimnya ritme pertandingan sebelumnya.
“Karena kurangnya ritme pertandingan, saya memang sedikit kurang tajam. Tapi begitulah, kita belajar dari pengalaman. Kami akan meninjau beberapa hal dalam beberapa hari mendatang,” ucap Paes menambahkan.
Debut ini menjadi langkah awal Paes dalam perjalanannya bersama Ajax Amsterdam. Meski belum berbuah kemenangan, penampilan solidnya memberi sinyal positif bahwa kiper berusia 27 tahun tersebut siap bersaing dan berkontribusi lebih besar pada laga-laga berikutnya. (*)


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan