RAKYAT NEWS, JAKARTA – Sejak ranking FIFA resmi diperkenalkan pada 1992, muncul sebuah fenomena unik yang kerap disebut sebagai “kutukan”.

Pasalnya, belum pernah ada tim nasional yang menempati peringkat pertama ranking FIFA berhasil menjuarai Piala Dunia. Apakah status sebagai tim terbaik dunia justru membawa sial di turnamen paling prestisius sepak bola?

Dilansir dari beIN Sports, sejumlah negara besar memang silih berganti memuncaki ranking FIFA. Posisi tersebut biasanya mencerminkan performa terbaik tim nasional berdasarkan akumulasi poin dari berbagai pertandingan internasional.

Namun anehnya, status sebagai tim nomor satu dunia justru belum pernah berujung pada gelar juara Piala Dunia.

Fenomena ini mulai terlihat pada Piala Dunia 1994. Saat itu, Jerman datang sebagai tim peringkat satu dunia, tetapi gelar juara justru diraih Brasil di Amerika Serikat.

Empat tahun kemudian, giliran Brasil yang memimpin ranking FIFA menjelang Piala Dunia 1998, tetapi mereka harus mengakui keunggulan Prancis di partai final.

Pada Piala Dunia 2002, situasi semakin menguatkan anggapan adanya “kutukan”. Prancis yang datang sebagai juara bertahan sekaligus tim peringkat satu dunia justru tersingkir lebih awal di fase grup.

Kejadian serupa terus berulang. Brasil yang berada di puncak ranking FIFA gagal meraih gelar pada Piala Dunia 2006 dan 2010. Sementara pada edisi 2014, Spanyol yang saat itu menjadi tim nomor satu dunia mengalami nasib mirip Prancis dengan tersingkir cepat di babak grup.

Piala Dunia 2018 juga tak luput dari pola tersebut. Jerman yang memimpin ranking FIFA sebelum turnamen justru gagal lolos dari fase grup. Begitu pula pada Piala Dunia 2022, ketika Brasil datang sebagai tim peringkat satu dunia tetapi gagal melangkah hingga final.

YouTube player