RAKYAT NEWS, JENEPONTO – Dalam semangat menyambut bulan suci Ramadan 1447 H / 2026 M, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Jeneponto menggelar kegiatan pengumpulan zakat fitrah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam. Kegiatan ini merupakan respons atas surat permohonan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jeneponto, sekaligus upaya untuk memastikan setiap muslim, termasuk di lingkungan rutan, dapat menjalankan kewajiban agamanya dengan tertib dan penuh makna.

Berdasarkan keputusan Kepala Rutan, telah dibentuk Panitia Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang bertugas memfasilitasi proses pengumpulan zakat secara transparan dan sesuai syariat. Melalui UPZ, petugas dan WBP bekerja sama dalam mengumpulkan zakat fitrah, menjadikan momen ini tidak hanya sebagai ibadah, tetapi juga sebagai sarana pembinaan rohani dan penguatan nilai-nilai sosial di balik tembok penjara.

“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung program keagamaan yang bermanfaat bagi WBP. Selain menjalankan kewajiban, zakat fitrah juga mengajarkan kepedulian dan kebersamaan,” ujar kepala Rutan Jeneponto Adam Ridwansyah.

Zakat yang terkumpul akan diserahkan sepenuhnya kepada BAZNAS Kabupaten Jeneponto untuk didistribusikan kepada mustahik sesuai ketentuan. Diharapkan, inisiatif ini tidak hanya memperkuat spiritualitas WBP, tetapi juga menebar inspirasi tentang pentingnya berbagi, bahkan dari tempat yang sering dianggap terbatas.

Rutan Kelas IIB Jeneponto bertekad untuk terus mengembangkan program serupa, membuktikan bahwa nilai kemanusiaan dan keimanan dapat tumbuh di mana pun, termasuk di balik jeruji besi. (*)