Di Pilgub Sulsel 2023, DPP Golkar Lebih Rekeng EA Ketimbang TP

  • Whatsapp

RAKYAT NEWS, MAKASSAR – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2023 masih cukup lama. Meski demikian, DPP Golkar sudah menggodok sejumlah kader yang dapat menjadi figur potensial Calon Gubernur Sulsel. Terdapat dua nama mencuat yakni Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe (TP) dan Ketua DPP Golkar Bidang Industri, Erwin Aksa (EA).

Sejauh ini, DPP Golkar condong memberikan dukungan untuk EA. Musababnya, Presiden Komisaris Bosowa Corporation itu merupakan putra daerah yang sudah berkiprah di tingkat nasional. DPP Golkar bahkan cenderung lebih merekeng EA ketimbang TP yang juga Wali Kota Parepare.

Bacaan Lainnya

Sinyalemen dukungan DPP Golkar itu diutarakan langsung Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Nurdin Halid (NH). Di matanya, EA merupakan figur representatif dan sangat potensial sebagai Calon Gubernur Sulsel. Kemampuannya tak diragukan dan sudah dibuktikan di pentas nasional.

“Sekarang Erwin itu adalah sosok anak muda dari Sulsel yang sudah berkiprah di tingkat rnasional dan punya potensi yang luar biasa,” kata NH, di salah satu warkop di Jalan Boulevard, Kota Makassar, Kamis (1/10/2020).

Hanya saja, NH menyebut guna mengamankan dukungan Golkar, EA mesti taat azas. Bila hal tersebut dapat dipenuhinya, tak ada keraguan bahwa dukungan DPP Golkar pastinya akan jatuh ke tangan EA.

“Erwin harus taat azas partai, sepanjang dia taat azas pada partai, maka dialah kader Golkar yang paling berpotensi menjadi Calon Gubernur Sulsel,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Lingkaran Jurnal Indonesia (LJI), Basri Kajang, menyampaikan EA merupakan salah satu figur yang paling potensial maju sebagai penantang Nurdin Abdullah pada Pilgub Sulsel 2023. Ia punya modal finansial kuat dan jaringan politik di pusat.

Basri juga menilai langkah EA yang turun gunung dan berada di garda terdepan pemenangan pasangan calon Appi-Rahman di Pilwali Makassar bisa diindikasikan sebagai batu loncatan EA di kancah perpolitikan Sulsel.

“Sulit untuk menafikan Erwin Aksa sebagai calon paling potensial yang bisa menjadi Gubernur Sulsel pasca Pilwalkot Makassar ini. Itu karena setelah mengangkat pamornya pada ajang pilwalkot, dia memiliki modal besar finansial yang tidak diragukan dan jaringan politik di pusat yang kuat,” tukasnya. (*)

Pos terkait