MAKASSAR – Tim Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) melakukan pemantauan pelayanan keimigrasian kelompok terbang (Kloter) jamaah calon haji (JCH) Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Sabtu (2/6/2022).

Baca Juga : Jamaah Haji Kloter 16 Lutra Tiba di Asrama Haji Sudiang

Koordinator tim, Kasubbid Perizinan Keimigrasian Kanwil, Muhammad Yusuf mengatakan, Kloter 19 ini merupakan kloter terakhir Embarkasi Makassar, gabungan dari JCH Kabupaten Jeneponto 157 orang,Sidrap 9 orang, dan Makassar 1 orang, total 167. Sebelumnya, 18 kloter telah diberangkatkan dengan total jamaah sekitar 7.000 orang.

Kloter ini nantinya akan bergabung dengan Embarkasi Padang, Sumatera Barat. Kedatangan dijadwalkan pada 28 Juli.

Lanjut M. Yusuf, teknis pelaksanaan pelayanan keimigrasian untuk embarkasi dan debarkasi jamaah calon haji sudah dilaksanakan oleh tim Kantor Imigrasi Makassar.

Tim divisi imigrasian Kanwil di bawah koordinasi Kanwil akan berperan sebagai supporting unit pada UPT untuk memastikan pelayanan yang optimal Kepala jemaah haji.

Selain itu, menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap penyelenggaraan keimigrasian bagi jamaah haji sesuai dengan juknis yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Hal ini sejalan dengan arahan Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak.

Pelaksana teknis, Kepala Unit Tim Alfa Kantor Imigrasi Makassar, Andi Rezka Putra menjelaskan, JCH yang berangkat melalui Embarkasi Makassar senantiasa diingatkan untuk menjaga paspornya, mengingat dokumen tersebut merupakan identitas kewarganegaraan jamaah di tanah suci nantinya.

“Paspor jangan sampai hilang atau rusak, paspor tidak boleh dicoret atau kena air atau lainnya yang menyebabkan paspor tidak layak untuk digunakan,” ungkapnya.

Lanjut Rezka, sekiranya pun tidak dapat dihindarkan paspor jamaah calon haji hilang atau rusak pada saat masih berada di Mekkah, diimbau untuk segera melapor kepada ketua rombongan, nanti ketua rombongan yang berkoordinasi dengan Tim Imigrasi yang ditugaskan di tanah suci, Mekkah.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kasubbid Informasi St Maryam beserta tim dari Kanwil.