RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Calon wakil presiden (Cawapres), Gibran Rakabuming Raka saat menyambangi kediaman Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sragen, KH Sriyanto di Sragen menyampaikan visi misinya untuk menjadikan santri sebagai generasi 5.0.

Generasi 5.0 yang dimaksudkan adalah para santri tidak hanya memiliki ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal itu bisa diaplikasikan melalui program dana abadi pesantren.

“Ini saya memohon agar para Kiai, para ulama bisa mengawal program itu agar bisa berjalan dengan baik,” tegas Gibran.

Kedatangan Gibran pada Jumat (1/12) tersebut juga dalam rangka silaturahmi, meminta masukan dan saran, serta memohon doa restu untuk kelancaran pada Pemilu 2024 mendatang. Gibran disambut langsung oleh KH Sriyanto, pengurus PCNU Sragen, dan para pengurus pesantren di Kabupaten Sragen.

“Terima kasih saya sudah diizinkan bersilaturahmi. Hari ini saya jadi pendengar yang baik saja. Saya bisa diberikan masukan atau kritikan supaya nanti bisa dipakai untuk bekal ke depan,” kata Gibran.

Sementara KH Sriyanto menyampaikan beberapa hal yang menjadi harapannya, ketika nanti Gibran Rakabuming Raka diberikan amanah sebagai Wakil Presiden RI mendampingi Prabowo Subianto. Hal pertama yang disampaikan adalah terkait dengan pondok pesantren yang menjadi prioritas.

“Kalau bicara pondok pesantren tentu disitu ada tiga hal. Pertama adalah Kiainya. Terkadang kiainya ini tidak ada sing nggatekke (tidak ada yang memperhatikan,” kata Kiai Sriyanto.

Kedua, kata dia, adalah santrinya. Untuk itu, ia sepakat dengan ide Gibran soal menyetarakan santri dengan generasi-generasi yang saat ini ada di segala aspek agar tidak ketinggalan.

“Bicara pesantren itu kita juga bicara kelembagaan. Dari sisi sarana dan prasarana ini juga sebagai penunjang untuk eksistensi pondok pesantren,” ujarnya.