RAKYAT.NEWS, JAKARTA – Komunitas Advokat Lingkar Nusantara (Lisan) Lampung melaporkan komika Aulia Rakhman ke Polda Lampung karena diduga menghina Nabi Muhammad SAW dalam stand up komedinya di acara Desak Anies. 

Jubir Timnas AMIN, Billy David mengatakan pihaknya mematuhi prosedur hukum yang berlaku. Billy menyebut Aulia menyampaikan stand up itu saat acara ‘Desak Anies’, yang digelar di Lampung. Program tersebut fokus penyampaian kritik atau aspirasi dari masyarakat secara langsung, Anies akan menyikapinya dengan solusi.

“Desak Anies ini sudah diselenggarakan 6 kali sebelum di Lampung. Dan pre event tiap kegiatan adalah komika-komika lokal tampil. Termasuk Aulia di Lampung. Materi-materi stand up juga adalah kritisi ataupun respons terhadap Pak Anies ataupun substansi terkait,” katanya, Minggu (10/12/2023).

Billy mengatakan, aksi stand up tersebut dilakukan sebagai pembuka untuk mencairkan suasana. Anies belum berada di lokasi saat Aulia tampil.

“Dan pre event itu diperlukan untuk ice breaking atau pencair suasana sebelum Pak Anies datang,” katanya.

Timnas AMIN menghormati proses hukum yang berlaku. Namun, ia mengatakan hal itu akan menjadi koreksi bagi timnya untuk lebih selektif dalam memilih kurasi materi sebelum acara.

“Kami menghargai proses hukum yang berjalan yang dilakukan oleh pihak Lisan terhadap Mas Aulia. Menjadi koreksi untuk Timnas AMIN agar lebih selektif dan melakukan kurasi materi sebelum show dilakukan,” tuturnya.

“Namun, Timnas AMIN tetap memberikan keleluasaan bagi para komika ataupun pendukung acara lain buat mempersiapkan kontennya,” sambung dia.

Timnas AMIN siap mendampingi Aulia dalam perkara tersebut. 

“Selain itu, Timnas AMIN melalui tim hukum juga siap memberikan keterangan, menyiapkan bahan-bahan, langkah dan strategi jika ada eskalasi kasus dan siap membantu Mas Aulia tentunya,” imbuhnya, dilansir detiknews.com

Sebelumnya diberitakan, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan Aulia Rakhman sejak Jumat (8/12/2023) malam berada di Mapolda Lampung. Ia diperiksa terkait dugaan penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Aulia jug