RAKYAT.NEWS, BEKASI – Koordinator aksi Solidaritas Mahasiswa Bekasi untuk Palestina, Rahmad Dani menyatakan tiga sikap dalam aksi damai yang digelar di depan DPRD Kota Bekasi tersebut, Jumat (17/5/2024).

Diantaranya, mengajak masyarakat untuk terus memboikot produk yang berhubungan dengan Israel sebagai bukti pembelaan terhadap Palestina.

“Mengutuk keras penjajah zionis Israel terhadap Palestina,” kata Dani.

Selanjutya, kata Dani, Israel harus menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) rakyat Palestina dan meminta dengan tegas Israel untuk tunduk pada hukum internasional.

Yang terakhir, meminta Pemerintah RI berkomitmen untuk tidak menormalisasi hubungan dengan Israel. “Tetap menjaga martabat konsitusi,” ucap Dani.

Berdasarkan risetnya, pada tanggal 15 Mei tahun 1948 adalah tragedi yang harus di ingat karena lebih dari setengah populasi warga palestina terusir dari tanah airnya sendiri.

Hal itu membuat mereka berdiaspora (Tercerai berai) sebagai pengungsi yang disebut dengan Nakba alias Malapetaka Palestina.

Sudah 76 tahun, tragedi Nakba tindakan Israel justri semakin menjadi-jadi. Setidaknya ada 35.000 orang telah dibunuh oleh Israel di Gaza Palestina sejak bulan Oktober 2023 lalu. 70 % dari korban adalah bayi, anak-anak dan perempuan.