RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Prof Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., kembali terpilih sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026–2030.

Ia meraih dukungan mayoritas mutlak dalam pemilihan yang digelar melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Majelis Wali Amanat (MWA) Unhas, dengan perolehan 23 suara dari total 24 suara atau setara 95,8 persen.

Rapat pemilihan rektor tersebut dilaksanakan oleh MWA Unhas sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan strategis universitas.

Dalam komposisi pemilihan, MWA terdiri atas 16 anggota yang memiliki hak suara, termasuk unsur Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) serta tokoh masyarakat. Suara Mendiktisaintek memiliki bobot 35 persen atau setara sembilan suara.

Hasil pemungutan suara menetapkan Jamaluddin Jompa, yang akrab disapa Prof JJ, sebagai peraih suara terbanyak.

Sementara dua calon lainnya, yakni Prof dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K), M.MedEd, memperoleh satu suara, dan Prof Dr. Sukardi Weda, S.S., M.Hum., M.Pd., M.Si., M.M., M.Sos.I., M.A., tidak memperoleh suara.

Dengan hasil tersebut, Prof. JJ resmi melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua sebagai Rektor Unhas.

Kepemimpinan lanjutan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi internal, mendorong inovasi, serta meningkatkan daya saing dan prestasi Unhas di tingkat nasional maupun internasional dalam lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya usai pemilihan, Prof. JJ menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah kemenangan pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika Unhas.

“Keberhasilan ini adalah kemenangan kita bersama. Setiap dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan seluruh elemen Unhas telah berkontribusi sesuai perannya masing-masing,” ujar Prof. JJ.

Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk kembali merajut kebersamaan dan melangkah bersama pasca proses pemilihan. Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih Unhas harus dijaga dan ditingkatkan melalui kolaborasi dan dedikasi berkelanjutan.

YouTube player