Unhas Blacklist Lima Sekolah di Sulsel Terkait Kecurangan SNPMB 2024-2025
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Universitas Hasanuddin (Unhas) menjatuhkan sanksi tegas kepada lima sekolah di Sulawesi Selatan yang terbukti melakukan kecurangan dalam proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) tahun 2024 dan 2025.
Sanksi tersebut berupa pelarangan bagi lulusan dari lima sekolah itu untuk mendaftar sebagai calon mahasiswa baru di Unhas melalui jalur SNPMB.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menyampaikan bahwa sekolah-sekolah tersebut telah diblacklist selama tiga tahun sebagai bentuk komitmen kampus dalam menjaga integritas seleksi nasional.
“Empat sekolah yang di-blacklist pada 2025 ditambah satu sekolah pada 2024. Kami sudah menyurati sekolah-sekolah tersebut. Mereka kami blacklist selama tiga tahun dan nanti akan kami evaluasi kembali,” ujar Prof Ruslin dalam konferensi pers SNPMB 2026 di Gedung Rektorat Unhas, Tamalanrea, Makassar, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, pada tahun 2024 Unhas membatalkan kelulusan 11 peserta karena terbukti melakukan kecurangan dan menjatuhkan sanksi kepada satu sekolah. Sementara pada tahun 2025, empat peserta dibatalkan kelulusannya dan empat sekolah dikenai sanksi serupa.
Menurut Prof Ruslin, langkah tegas tersebut merupakan bukti keseriusan Unhas dalam memastikan proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung jujur, adil, dan akuntabel.
“Ini menunjukkan keseriusan kami agar mahasiswa yang diterima benar-benar berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan. Terbukti, dibandingkan 2024, jumlah kasus kecurangan pada 2025 menurun,” jelasnya.
Meski demikian, Unhas tidak merinci identitas kelima sekolah yang dijatuhi sanksi.
“Kalau nama sekolahnya itu bisa disearching ya, kemarin ada tersebar. Sekolah-sekolah itu tersebar di beberapa daerah,” katanya.
Pada SNPMB 2026, Unhas menyiapkan total kuota sebanyak 11.623 mahasiswa baru.
Kuota tersebut terdiri atas 3.620 mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 5.761 mahasiswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta 2.242 mahasiswa melalui jalur Seleksi Mandiri atau sekitar 19,29 persen dari total daya tampung.


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan