Jelang SNBP 2026, Disdik Sulsel Minta Kepala Sekolah Awasi Ketat Input Data Siswa
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan peringatan tegas kepada seluruh kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB agar tidak lalai dalam proses penginputan data siswa eligible Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 ke dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (itis).
Langkah ini diambil menyusul evaluasi pelaksanaan SNBP tahun sebelumnya yang menunjukkan adanya keterlambatan penginputan data di sejumlah sekolah, sehingga ratusan siswa yang memenuhi syarat (eligible) gagal mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). Salah satu kasus yang sempat terjadi tercatat di SMA Negeri 17 Makassar.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, Mustakim, mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran resmi yang ditujukan kepada seluruh Cabang Dinas Pendidikan dan kepala sekolah se-Sulsel untuk mengawasi secara ketat proses penginputan data siswa eligible.
“Sudah ada surat edarannya, diingatkan semua kepala sekolah, terutama admin sekolah. Kita selalu pantau, ini masih ada waktu sampai awal Februari mendatang,” ujar Mustakim kepada awak media, Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, rentang waktu pengisian data PDSS yang berlangsung sejak 5 Januari hingga 2 Februari 2026 seharusnya cukup bagi sekolah untuk menyelesaikan seluruh proses administrasi tanpa kendala. Karena itu, keterlambatan penginputan dinilai sebagai bentuk kelalaian yang tidak dapat ditoleransi.
“Sudah dalam bentuk edaran yang ditandatangani Pak Kadis, dikirimkan ke semua kepala sekolah. Jadi kalau ada yang tidak selesai, berarti dia yang tidak bisa menjalankan perintah Pak Kadis,” tegas Mustakim.
“Sekolah (harus) membimbing dan mengarahkan terkait pengisian data siswa eligible,” tambahnya.
Dalam surat edaran tersebut, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I–XII diminta untuk memantau dan mengawasi proses pendaftaran SNBP 2026 di SMA, SMK, dan SLB, serta mendampingi perguruan tinggi negeri yang melakukan sosialisasi SNBP di wilayah masing-masing.








Tinggalkan Balasan