Hasil Visum Tersebar, Selebgram Nira Akhirnya Bersuara: Hak Kemanusiaan Saya Dicabut
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Setelah lima bulan memilih diam, Selebgram Nira atau NR akhirnya tampil di ruang publik menyuarakan kekecewaan dan tuntutannya atas dugaan kebocoran hasil visum dari RS Bhayangkara Makassar yang beredar luas di media sosial.
NR berdiri di tengah aksi demonstrasi Aliansi Pemerhati Kesehatan di depan Mapolda Sulawesi Selatan, Kamis (12/2/2026).
Dalam pantauan Rakyat.News, dengan suara bergetar namun tegas, sekitar pukul 13.40 Wita, Nira denga tegas mengaku hak kemanusiaannya telah dicoreng sejak dokumen medis yang bersifat rahasia itu tersebar, bahkan disebut sempat diperjualbelikan.
“Saya berdiri di sini bukan karena tidak memiliki kesalahan, namun karena hari hak kemanusian saya telah dicabut. Karena atas aksi confidential yang tersebar luas di publik, bahkan diperjualbelikan seharga kopi yang saya minum sehari-hari,” ujar NR di hadapan massa aksi.
Ia menegaskan telah menerima konsekuensi sosial atas peristiwa yang menimpanya. Namun menurutnya, hal itu tidak serta-merta menghapus tanggung jawab institusi tempat visum dilakukan.
“Beberapa orang mengatakan bahwa ini adalah konsekuensi yang harus saya terima, saya menerima, sanksi sosial juga (telah) saya jalani, namun kemudian bukan berarti institusi yang mengeluarkan dan tempat saya melakukan visum boleh lalai dan lepas tanggung jawab atas tanggung jawabnya,” tegasnya.
NR mengaku selama lima bulan berupaya melanjutkan hidup di tengah tekanan psikologis akibat beredarnya foto area privatnya. Ia menyebut tidak pernah menerima permintaan maaf, melainkan somasi.
“5 bulan saya berdiam diri, bahkan permintaan maaf tidak pernah saya dapatkan. Tapi yang datang hanya somasi, yang memperjelas posisi terkait sebagai pihak yang dirugikan,” katanya.
Dalam orasinya, NR juga menyinggung dugaan lemahnya sistem pengamanan data di RS Bhayangkara Makassar, termasuk penyimpanan dokumen visum di Google Drive dengan akses terbuka.








Tinggalkan Balasan