Rotasi dan Regenerasi, Kajari Jeneponto Lantik Empat Pejabat, Kasi Datun Lama Pindah ke Luwu Utara
Kajari secara khusus memberikan penekanan pada tiga bidang utama. “Kepada Kasi Intelijen, Kasi Pidsus, dan Kasi Datun, saya meminta pendekatan kerja yang proaktif, antisipatif, dan kolaboratif. Intelijen harus menjadi radar yang sensitif, sementara Pidsus harus menjadi penuntut yang teliti dan tak kenal lelah. Demikian pula dengan bidang Datun, sinergi antara pencegahan dan penindakan harus optimal,” pesan Kajari Jeneponto.
Ia juga menekankan pentingnya integritas, inovasi dalam pelayanan, dan adaptasi best practices dari daerah asal para pejabat baru untuk diterapkan sesuai konteks Jeneponto.
Rotasi dan Pengembangan Karier, Kasi Datun Lama Dipercaya sebagai Kasi Pidum Kejari Luwu Utara.
Secara paralel dengan pelantikan ini, Kejaksaan juga melakukan rotasi jabatan. Abdillah Zikri Natsir, SH, yang sebelumnya sukses memimpin Kasi Datun Kejari Jeneponto, telah dimutasi dan dipercaya untuk mengemban tugas baru sebagai Kasi Pidum di Kejari Luwu Utara.
Mutasi ini tidak hanya menunjukkan apresiasi terhadap kinerja dan dedikasinya di Jeneponto, tetapi juga merupakan bagian dari strategi pengembangan karier dan penyegaran (refreshment) sumber daya manusia di tubuh Kejaksaan, sekaligus memperkuat jaringan kerja antar wilayah.
Dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru yang kompeten dan rotasi yang dilakukan, Kejari Jeneponto di bawah kepemimpinan Kajari Akhmad Heru Prasetyo menegaskan komitmennya untuk terus berbenah. Penguatan pada lini intelijen, pidana khusus, Datun dan Kaur Perlengkapan ini diharapkan menjadi katalis terwujudnya penegakan hukum yang lebih cepat, akurat, berintegritas, dan berpihak pada keadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto. (*)








Tinggalkan Balasan