RAKYAT NEWS, JAKARTA – Seminar Sekolah Lansia Ratu Sinuhun menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis (wellbeing) pada usia lanjut melalui pendekatan psikologi positif, salah satunya dengan menggunakan Model PERMA.

Seminar tersebut digelar di Aula Prodia Kramat, Jakarta, 17 Januari 2026, dan diikuti para peserta lansia yang aktif berdiskusi serta berbagi pengalaman seputar tantangan kehidupan di masa tua.

Dalam seminar itu, Mella Noviani, Founder Mindset Perempuan, menyampaikan materi bertajuk “Meningkatkan Kualitas Hidup (Wellbeing) pada Lansia”. Ia memperkenalkan Model PERMA sebagai salah satu kerangka untuk membantu lansia menjalani hidup lebih produktif dan bahagia.

 

PERMA merupakan konsep wellbeing yang mencakup lima aspek, yakni Positive Emotion (emosi positif), Engagement (keterlibatan), Relationships (hubungan sosial), Meaning (makna hidup), serta Accomplishment (pencapaian).

 

“Menjadi lansia bukan berarti berhenti bertumbuh. Justru ini adalah fase kehidupan yang sangat bermakna, di mana seseorang tetap bisa merasakan kebahagiaan, memiliki tujuan, dan menjalani hari dengan lebih sehat secara mental,” kata Mella dalam pemaparannya.

 

Menurut dia, kelima aspek dalam PERMA dapat menjadi fondasi untuk menjaga rasa syukur, mempertahankan semangat hidup, serta memperkuat daya tahan psikologis lansia menghadapi perubahan tubuh, rasa sepi, maupun penyesuaian sosial.

Seminar berlangsung interaktif. Peserta lansia aktif bertanya dan berbagi pengalaman, termasuk mengenai tantangan mental yang kerap tidak terlihat.

 

Sekolah Lansia Ratu Sinuhun sendiri merupakan program yang didirikan organisasi perempuan Srikandi TP Sriwijaya, yang selama ini menjalankan program pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan edukasi, sosial, serta penguatan peran perempuan dan keluarga.

 

Perwakilan Srikandi TP Sriwijaya, R.A. Aisyah, mengatakan program tersebut dihadirkan sebagai ruang belajar yang ramah bagi lansia agar tetap berdaya dan memiliki ruang aktualisasi diri.

YouTube player