Potret salah satu konsumen yang melakukan transaksi keuangan di Agen BRILink RJ 57. (Foto: Andi Fatur Rezky AAR/Rakyat.News).

Risma mengaku, bahwa sejauh ini dirinya kerap kali menemukan adanya ancaman transaksi penipuan bagi konsumen yang ia layani. Tidak hanya merugikan konsumen, namun tentunya dapat memberikan kerugian bagi dirinya sendiri sebagai Agen BRILink.

Mulai dari anak muda hingga orang lanjut usia (lansia), menurut Risma, semua  tidak terhindarkan dari penipuan transaksi keuangan.

Baru-baru ini, Risma mengaku mendapati seseorang yang hampir saja mengalami penipuan transaksi keuangan melalui online.

Namun berdasarkan pengalaman dan ketelatenannya menjadi Agen BRILink, ia tau betul transaksi yang membahayakan konsumennya, sehingga menggagalkan upaya tersebut.

“Baru-baru kemarin ada pelanggan minta ditransferkan uang layaknya penipu, dan betul penipu. Saya dikasihkan hapenya (konsumen) dan kudengar dia menelpon dengan indikasi penipuan, konsumen saya disuruh transfer oleh orang tidak dikenal, maka saya inisiatif untuk menanyakan kebenarannya dan benar dia hampir ditipu,” jelas Risma.

Tidak hanya itu, sebelumnya Risma juga mendapati upaya penipuan yang relatif sama, namun dengan ketelatenannya, dirinya berhasil menyelamatkan konsumen serta dirinya dari tindak penipuan transaksi keuangan tersebut.

“Selama itu kemarin dan ada juga minggu lalu sebelum kemarin ini yang terakhir saya dapat (upaya penipuan) yang sama. Dan memang belakangan ini sering tapi Alhamdulillah saya tidak pernah (jadi korban penipuan),” terangnya.

Indikasi penipuan yang kerap Risma temui adalah penipuan berkedok menerima imbalan atau hadiah dari tokoh-tokoh ternama, namun harus melakukan transfer di awal terlebih dahulu.

Sehingga, menurut Risma, perlunya peningkatan literasi dan edukasi kepada masyarakat akan bahaya yang mengancam terkait transaksi keuangan tersebut.

“Biasa juga ada indikasi yang mau ditipu bilang dapat hadiah dari artis-artis, jadi saya bilang coba hubungi melalui video call pasti penipu itu, dan memang penipu. Saya tau dia mau ditipu karena dia disuruh transfer 10 juta dulu,”

Oleh karena itu, Risma kemudian menegaskan kepada setiap konsumen yang mendapatkan hal-hal serupa untuk jangan mudah percaya hingga melakukan transfer secara langsung jika menerima telepon dari orang yang tidak dia kenal.

“Kalau ada begini telpon tidak dikenal sampai minta uang jangan pernah ladeni dia,” tegasnya.

Ia menilai, bahwa BRILink sebagai garda terdepan untuk memberikan arahan terkait menghindari potensi transaksi keuangan digital, baik usia muda, dewasa hingga lansia.

Hal ini tentunya juga menegaskan peran penting BRI melalui AgenBRILink yang tidak hanya sebagai wadah transaksi keuangan, namun juga sarana edukasi masyarakat untuk terus maju dan berkembang dalam literasi keuangan yang lebih inklusi.