KemenHAM Sambangi UNM, 300 Mahasiswa Disiapkan Jadi Garda Depan Isu HAM
Dalam konteks perguruan tinggi, kata Stanislaus, prinsip itu tercermin melalui penciptaan ruang akademik yang aman, inklusif, bebas diskriminasi, serta menjamin kebebasan berekspresi dan akses pendidikan yang setara.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa. Sejumlah peserta mengangkat isu-isu aktual, mulai dari persoalan HAM di Papua, pelanggaran hak anak, hingga mekanisme penyelesaian kasus pelanggaran HAM di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sulawesi Selatan, dalam keterangan terpisah, menyatakan mahasiswa memiliki posisi strategis dalam membangun budaya sadar HAM di masyarakat.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Kami berharap dari kampus lahir duta-duta HAM yang mampu membawa nilai kemanusiaan ke ruang-ruang sosial, baik di dunia nyata maupun digital,” ujarnya.








Tinggalkan Balasan