Meutya menjelaskan bahwa proses klasifikasi platform, tata kelola teknis, hingga sistem pengawasan telah dirancang dengan mempertimbangkan berbagai masukan pemangku kepentingan.

Meski demikian, prinsip utama yang dipegang tetap sama: keselamatan anak menjadi prioritas utama.

“Tapi tentu kita akan catat dan respon masukan-masukan tersebut dan kita akan hati-hati nanti dalam melakukan klasifikasinya,” tuturnya.

Sejumlah negara dinilai telah lebih dulu mengedepankan kebijakan serupa, seperti pembatasan usia dan penguatan perlindungan anak di ruang digital yang diterapkan di Australia serta berbagai inisiatif regulasi di kawasan Uni Eropa.

YouTube player