Cepat Viral Saat Terbakar, Cepat Hilang Saat Sepi—BKPRMI Jeneponto Ambil Peran
RAKYAT NEWS, JENEPONTO — Ketika euforia Ramadhan dan persiapan Lebaran mulai memenuhi ruang-ruang kebahagiaan, ada luka yang nyaris tenggelam dalam diam. Rumah milik Bapak Syahrir Dg. Ningra’ dan Ibu Dg. Ngugi di Belokallong, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, hangus dilalap api bahkan sebelum Ramadhan tiba.
Sejak itu, mereka menjalani hari-hari dalam keterbatasan—melewati Ramadhan tanpa rumah yang utuh, tanpa kenyamanan, dan jauh dari kata layak.
Ironisnya, saat perhatian publik perlahan bergeser, duka mereka hampir tak lagi terdengar.
Namun, di saat banyak yang mulai sibuk dengan urusan masing-masing menjelang hari raya, BKPRMI Kabupaten Jeneponto justru memilih untuk hadir.
Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ), BKPRMI turun langsung menyalurkan bantuan kepada keluarga korban menjelang Idul Fitri 1447 H—membawa bukan hanya bantuan materi, tetapi juga pesan kuat: “Kalian tidak sendiri.”
Ketua Umum DPD BKPRMI Jeneponto, Ust. Salihuddin, hadir langsung di lokasi bersama Sekretaris UPZ KM. Hamsar S. dan Bendahara UPZ Anis Sophia AS. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa kepedulian sejati tidak berhenti pada momentum, dan tidak tunduk pada sepinya sorotan.
Dalam pernyataannya, Ust. Salihuddin menyampaikan kritik sosial yang tajam namun penuh makna:
> “Seringkali kita cepat tersentuh saat musibah terjadi, tapi juga cepat lupa ketika waktu berlalu. Padahal bagi korban, luka itu tidak pernah benar-benar selesai. Kami tidak ingin mereka menjadi bagian dari cerita yang dilupakan.”
Beliau juga menegaskan bahwa Ramadhan seharusnya menjadi titik balik kepedulian, bukan sekadar rutinitas ibadah:
> “Apa arti kemenangan jika di sekitar kita masih ada yang berjuang sendirian? Kehadiran kami hari ini adalah pengingat bahwa kepedulian tidak boleh musiman. Justru menjelang Lebaran, kita harus memastikan tidak ada yang tertinggal dalam kesedihan.”








Tinggalkan Balasan