Jadi, dia berharap, pemberian tunjangan penuh tersebut dapat meningkatkan kinerja pegawai perempuan. “Memang saat ini tidak diberikan tunjangan 100 persen karena mempertimbangkan yang bersangkutan tidak perlu datang ke kantor,” ujar Syumiati. (*)
Tim Redaksi
IKUTI BERITA LAINNYA DIGOOGLE NEWS
Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan