BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sulsel, Sejumlah Wilayah Berstatus Waspada
RAKYAT.NEWS, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprakirakan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang, Jumat (27/2/2026). Masyarakat juga diimbau mewaspadai potensi angin kencang di wilayah barat dan selatan Sulsel.
Berdasarkan prakiraan cuaca harian, pada pagi hari kondisi cuaca umumnya berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah Barru, Pangkep, Maros, Gowa, Jeneponto, Makassar, dan Takalar.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan. Sementara hujan dengan intensitas sedang berpotensi turun di Maros, Makassar, dan Gowa. Adapun wilayah Sidrap, Enrekang, Wajo, Parepare, dan Pinrang diprediksi berawan.
Pada malam hari, cuaca kembali didominasi kondisi berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Barru, Gowa, Jeneponto, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.
Sedangkan pada dini hari, cuaca masih berawan dengan potensi hujan ringan di Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Soppeng, Takalar, dan Kepulauan Selayar.
BMKG mencatat suhu udara di Sulawesi Selatan hari ini berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 70 sampai 100 persen. Angin bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 10–47 kilometer per jam.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan yang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang maupun gangguan aktivitas pelayaran dan penerbangan.
PERINGATAN CUACA BURUK HINGGA 1 MARET
Sebelumnya, BMKG Wilayah IV Makassar telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan hingga 1 Maret 2026.
Dalam rilis resminya, BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan.
Mulai 26 Februari, status waspada berpotensi terjadi di Parepare, Takalar, Bone, Luwu Utara, dan Selayar. Sementara status siaga diprediksi melanda Barru, Maros, dan Makassar.
Pada 27 Februari, level waspada diperkirakan meluas ke Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Gowa, Takalar, Selayar, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
Memasuki 28 Februari, wilayah berstatus waspada meliputi Pangkep, Barru, Takalar, Selayar, dan Luwu Timur. Adapun status siaga berpotensi terjadi di Maros, Makassar, dan Gowa.
Sementara pada 1 Maret, peringatan waspada diprakirakan terjadi di Kabupaten Barru dan Luwu.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan pembaruan prakiraan cuaca melalui laman resmi BMKG guna mengantisipasi potensi dampak hidrometeorologi selama periode cuaca ekstrem berlangsung.








Tinggalkan Balasan