Safari Ramadan di Kolaka Timur: Penguatan Kelembagaan Rehabilitasi DAS PT CNI
Juga hadir Ketua Komisi II DPRD Kolaka Timur, Suprianto. Ia menegaskan bahwa kegiatan rehabilitasi DAS bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif perusahaan, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kelestarian lingkungan, ketahanan sumber daya air, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami di DPRD, khususnya Komisi II, siap mengawal dan mendukung program-program yang membawa dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Harapan kita bersama, Kolaka Timur tumbuh sebagai daerah yang maju secara ekonomi, kuat secara sosial, dan lestari secara lingkungan,” pungkasnya.
Komitmen PT. CNI ini mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ardiansyah. Kegiatan ini tidak hanya menjalankan kewajiban reklamasi dan rehabilitasi DAS, tetapi juga mengemasnya dalam program yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat.
“Ini adalah contoh praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Rehabilitasi DAS memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya fungsi hidrologis hutan sebagai penyangga kehidupan.
“Hutan adalah menara air alami. Jika rehabilitasi DAS dirancang dengan baik, maka kita tidak hanya memulihkan lahan kritis, tetapi juga menjamin ketersediaan air bagi pertanian, kebutuhan rumah tangga, dan ekosistem. Ini berdampak langsung pada produktivitas ekonomi masyarakat,” kata Ardiansyah.
Kepala BPDAS Konaweha, Sakrianto Djawie, menyampaikan bahwa pemulihan lingkungan adalah pekerjaan besar yang harus dikerjakan bersama. Dibutuhkan gotong royong, berbagi peran, dan kolaborasi semua pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat. Dengan cara ini, menurutnya, rehabilitasi DAS akan menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah.
Sakrianto menilai konsep Rehab DAS Tanpa Batas, Membangun dari Desa yang diusung PT. CNI sangat relevan dengan kebutuhan daerah, karena tidak hanya menargetkan keberhasilan ekologi, tetapi juga berdampak sosial, ekonomi, edukasi, dan kewirausahaan.


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan