RAKYAT NEWS, JAKARTA – Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada tanggal 24 Februari 2025. Peluncuran Danantara ini menjadi perhatian baik dari dalam maupun luar negeri.

Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan bahwa pembentukan Danantara begitu berarti bagi Presiden Prabowo karena gagasan tersebut berasal dari orang tuanya.

“Pak Prabowo sangat emosional, ini kejadian emosional bagi beliau. Bagi saya juga Danantara ini gagasan dari orang tua kami,” ujarnya yang merupakan adik kandung Presiden Prabowo dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2025 di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Namun, Hashim menyayangkan bahwa pemerintahan saat ini kurang mendukung gagasan yang berasal dari orang tua mereka.

Perlu dicatat bahwa orang tua dari Presiden Prabowo dan Hashim adalah Sumitro Djojohadikusumo, seorang tokoh ekonomi Indonesia dan mantan Menteri Keuangan.

“40 tahun kemudian, putranya Sumitro (Presiden Prabowo) diberikan mandat oleh rakyat Indonesia untuk mewujudkan cita-cita, impian orang tua kami,” paparnya.

Keadaan ini, menurut Hashim, membuat Presiden Prabowo begitu terharu. Hashim pun merasa tergerak karena diberi kesempatan untuk mengatasi masalah kemiskinan dan ketidakadilan, dengan harapan dapat terlaksana melalui peran Danantara.

YouTube player