Viral! Uji Lab Buka Aib Produsen Suplemen Lokal, Dokter Ini Malah Disomasi!
RAKYAT NEWS, JAKARTA – Dokter sekaligus konten kreator fitness, Dr. Brian Yeremia, tengah menjadi sorotan publik setelah mengunggah video edukatif yang justru berujung somasi dari dua brand suplemen lokal ternama – sebut saja Brand B dan Brand D.
Dalam video viral berdurasi beberapa menit yang diunggah di akun media sosial pribadinya, Dr. Brian memaparkan hasil uji laboratorium independen terhadap lima merek whey protein lokal. Hasil pengujian tersebut mengejutkan publik: dua produk diduga terdeteksi
mengandung zat yang tidak sesuai label.
Temuan Mengejutkan: Soy Tersembunyi dan Kreatin Tak Terdeklarasi

Menurut hasil yang dipaparkan, salah satu produk (Brand D) diduga mengandung sekitar 7% Kreatin tanpa pernyataan jelas di komposisi, indikasi kuat dari praktik amino spiking — taktik yang digunakan untuk memanipulasi kandungan protein dengan zat
tambahan.
Sedangkan produk lainnya (Brand B) diduga mengandung soy (kedelai) tanpa
mencantumkannya di label maupun peringatan alergen. Hal ini sangat fatal, terutama bagi konsumen yang alergi terhadap kedelai.
Bukannya memberikan klarifikasi atau bertanggung jawab, kedua brand ini justru menempuh langkah intimidatif: mengirimkan somasi hukum kepada Dr. Brian.
Dalam klarifikasinya, Dr. Brian menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud menyerang brand manapun. Ia hanya menyampaikan hasil data uji lab demi kepentingan edukasi konsumen. “Gue terpaksa ya untuk cerita di sini karena niat baik gue untuk edukasi kalian… diintimidasi dengan somasi,” ujar Brian dalam video tersebut, menyiratkan kekecewaannya.
Somasi Datang, Mediasi Ditolak?
Pihak Brand D membantah bahwa somasi mereka bersifat intimidatif. Lewat unggahan resmi, mereka menyatakan telah mencoba menjalin komunikasi dengan Dr. Brian untuk mediasi. “Kok diajak ketemu untuk ngobrol doi menghindar terus ya. Malah narasinya jadi kemana-mana,” tulis akun resmi Brand D.

Tinggalkan Balasan