RAKYAT NEWS, JAKARTA – Tokoh muda sekaligus aktivis asal Sulawesi Selatan, Andi Yuslim Patawari (AYP), meminta Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung mengatasi gelombang demonstrasi yang belakangan terjadi.

AYP menilai aksi demonstrasi tersebut memiliki indikasi kontra-intelijen yang berpotensi mengganggu stabilitas nasional.

Dalam keterangannya, Andi Yuslim Patawari menyampaikan bahwa demonstrasi yang terus berlanjut ini bukan hal yang terjadi secara kebetulan.

“Menurut saya bahwa demo ini adalah bagian dari kontra-intelijen. Tidak mungkin aparat tidak tahu ini ada desain, ada yang kalau dalam operasi intelijen itu ada yang memulai dan tahu cara mengakhirinya, dan kemungkinan inilah yang terjadi,” ujar AYP, Jumat, (29/08/2025).

Minta Menko Polhukam Ambil Alih Situasi

AYP juga mendesak Presiden Prabowo untuk segera mengambil langkah konkret. Ia menyarankan agar Presiden memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) untuk mengambil alih kendali situasi keamanan.

“Presiden mesti turun tangan langsung dan segera perintahkan Menko Polhukam untuk mengambil alih situasi keamanan,” tegasnya.

Dampak Ekonomi dan Stabilitas Masyarakat

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini juga menyoroti dampak negatif dari demonstrasi berkepanjangan terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat.

“Ini harus diakhiri, jangan sampai susah untuk dikendalikan. Selain itu juga akan memengaruhi dan mengganggu ekonomi masyarakat,” tutup AYP.

 

YouTube player